China Minta DK PBB Berupaya Keras Hindari Perang Saudara di Myanmar

Minggu, 30 Januari 2022 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Baca: Pengadilan Militer Myanmar Hukum Mati Anggota DPR Partainya Suu Kyi

Pada bulan April, ASEAN mencapai konsensus tentang rencana lima poin untuk mencoba membantu memulihkan perdamaian dan stabilitas, termasuk penghentian segera kekerasan, memulai dialog di antara semua pihak, dan penunjukan utusan khusus ASEAN yang akan mengunjungi Myanmar untuk bertemu semua pihak terkait. Namun, Myanmar tidak melakukan banyak upaya untuk mengimplementasikannya.

ASEAN juga membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memilih Menteri Luar Negeri Kedua Brunei Erywan Yusof sebagai utusannya, tetapi dia tidak pernah mengunjungi Myanmar karena militer tidak mengizinkannya untuk bertemu dengan Suu Kyi.

Pada bulan Oktober, Kamboja mengambil alih kepresidenan ASEAN dan pada pertengahan Desember Perdana Menteri Hun Sen menunjuk menteri luar negeri negara itu, Prak Sokhonn menjadi utusan kelompok regional Myanmar.

Baca: Ditelepon PM Kamboja, Jokowi Sampaikan 5 Hal soal Myanmar

Hun Sen sendiri menjadi pemimpin asing pertama yang mengunjungi Myanmar sejak pengambilalihan militer, kunjungan yang memicu protes di dalam negeri dan kritik di luar negeri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Taiwan Luncurkan Robot...
Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved