AS Setuju Jual Senjata Senilai Rp35 Triliun ke Mesir

Kamis, 27 Januari 2022 - 01:30 WIB
loading...
AS Setuju Jual Senjata...
Pesawat super hercules C-130. Foto/The Defense Post
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Joe Biden menyetujui penjualan senjata besar-besaran senilai USD2,5 miliar atau sekitar Rp35 triliun ke Mesir meskipun ada kekhawatiran yang berkelanjutan atas hak asasi manusia .

Penjualan diumumkan hanya beberapa jam setelah Kongres Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk tidak merilis paket bantuan militer yang jauh lebih kecil yang telah ditunda tahun lalu sambil menunggu pemerintah Mesir memenuhi persyaratan terkait hak-hak tertentu.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Selasa mengatakan penjualan itu tidak terkait dengan USD130 juta dalam pembiayaan militer asing yang dibekukan pada September lalu dan masih dalam ketidakpastian.

Tetapi besarnya penjualan itu mengerdilkan jumlah bantuan yang ditahan dan kemungkinan akan menuai kritik dari anggota parlemen yang menuntut pemerintah AS memenuhi janji untuk mengikat transfer senjata ke negara-negara yang memenuhi standar minimal hak asasi manusia.

Baca juga: Resolusi Senat Larang Penjualan Rudal ke Arab Saudi, Gedung Putih Marah

Penjualan itu termasuk 12 pesawat angkut Super Hercules C-130 dan peralatan terkait senilai USD2,2 miliar, dan sistem radar pertahanan udara senilai sekitar USD355 juta.

"Penjualan yang diusulkan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan membantu meningkatkan keamanan negara sekutu utama non-NATO yang terus menjadi mitra strategis penting di Timur Tengah," kata Departemen Luar Negeri AS.

“Kami mempertahankan bahwa hubungan bilateral kami dengan Mesir akan lebih kuat, dan kepentingan Amerika akan dilayani dengan lebih baik, melalui keterlibatan AS yang berkelanjutan untuk memajukan kepentingan keamanan nasional kami, termasuk menangani masalah hak asasi manusia kami,” Departemen Luar Negeri AS menambahkan seperti dikutip dari Al Araby, Kamis (27/1/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Zelensky Kirim Surat...
Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Berita Terkini
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved