Lakukan Hormat Nazi di Luar Bekas Kamp Konsentrasi, Turis Belanda Ditangkap
Rabu, 26 Januari 2022 - 01:49 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kesalahan Bos Intel AS Bantu Nazi Sebarkan Hoaks
Auschwitz-Birkenau, didirikan di Polandia yang diduduki Nazi, adalah kamp konsentrasi terbesar yang dijalankan oleh rezim Hitler. Lebih dari 1,1 juta pria, perempuan dan anak-anak dibunuh secara sistematis di sana, banyak dilakukan di kamar gas. Sekitar 6 juta orang Yahudi terbunuh dalam tragedi Holocaust.
Kompleks kamp telah diubah menjadi museum dan situs peringatan yang terbuka untuk pengunjung.
Pada bulan Oktober, grafiti anti-Semit ditemukan disemprotkan di barak kayu di lokasi tersebut dalam bahasa Inggris dan Jerman. Staf dari museum mengecam insiden itu sebagai "serangan keterlaluan" di situs peringatan itu.
Dan pada Agustus 2020, Auschwitz Memorial mengkritik tren di TikTok di mana anak-anak muda menggambarkan diri mereka sebagai korban Holocaust, dengan mengatakan bahwa video itu bisa menyakitkan dan menyinggung.
Baca juga: Jengkel, Pejabat Rusia Bandingkan Kelompok Anti Vaksin dengan Hitler
Auschwitz-Birkenau, didirikan di Polandia yang diduduki Nazi, adalah kamp konsentrasi terbesar yang dijalankan oleh rezim Hitler. Lebih dari 1,1 juta pria, perempuan dan anak-anak dibunuh secara sistematis di sana, banyak dilakukan di kamar gas. Sekitar 6 juta orang Yahudi terbunuh dalam tragedi Holocaust.
Kompleks kamp telah diubah menjadi museum dan situs peringatan yang terbuka untuk pengunjung.
Pada bulan Oktober, grafiti anti-Semit ditemukan disemprotkan di barak kayu di lokasi tersebut dalam bahasa Inggris dan Jerman. Staf dari museum mengecam insiden itu sebagai "serangan keterlaluan" di situs peringatan itu.
Dan pada Agustus 2020, Auschwitz Memorial mengkritik tren di TikTok di mana anak-anak muda menggambarkan diri mereka sebagai korban Holocaust, dengan mengatakan bahwa video itu bisa menyakitkan dan menyinggung.
Baca juga: Jengkel, Pejabat Rusia Bandingkan Kelompok Anti Vaksin dengan Hitler
(ian)
Lihat Juga :