Lakukan Hormat Nazi di Luar Bekas Kamp Konsentrasi, Turis Belanda Ditangkap
Rabu, 26 Januari 2022 - 01:49 WIB
loading...
A
A
A
"Penghormatan Nazi dikaitkan dengan penderitaan manusia yang mengerikan dan dipenuhi dengan penghinaan dan kebencian," kata juru bicara Museum Auschwitz kepada CNN dalam sebuah pernyataan.
"Meskipun seharusnya tidak ada sama sekali di ruang publik, menggunakannya di lokasi bekas kamp tidak dapat diterima. Itu tidak menghormati semua korban kamp," bunyi pernyataan itu.
Baca juga: Tampilkan Bankir Serakah di Harry Potter, JK Rowling Dituduh Anti-Semit
"Kami berharap reaksi segera dari keamanan Memorial akan menjadi peringatan bagi semua orang yang akan mempertimbangkan untuk menggunakan situs Memorial sebagai panggung untuk manifestasi memalukan seperti itu," lanjutnya.
Michael Schudrich, kepala rabi Polandia, mengatakan tindakan museum itu telah benar dengan memanggil polisi.
"Paling tidak yang bisa kita lakukan untuk menghormati ingatan semua orang yang terbunuh oleh rezim Nazi Jerman adalah tidak menoleransi fasisme, kebencian, dan xenofobia," kata Schudrich kepada CNN.
"Dan kita tidak bisa mengabaikan ini sebagai lelucon yang buruk. Bahkan denda simbolis adalah pesan untuk orang lain," ia menambahkan.
"Meskipun seharusnya tidak ada sama sekali di ruang publik, menggunakannya di lokasi bekas kamp tidak dapat diterima. Itu tidak menghormati semua korban kamp," bunyi pernyataan itu.
Baca juga: Tampilkan Bankir Serakah di Harry Potter, JK Rowling Dituduh Anti-Semit
"Kami berharap reaksi segera dari keamanan Memorial akan menjadi peringatan bagi semua orang yang akan mempertimbangkan untuk menggunakan situs Memorial sebagai panggung untuk manifestasi memalukan seperti itu," lanjutnya.
Michael Schudrich, kepala rabi Polandia, mengatakan tindakan museum itu telah benar dengan memanggil polisi.
"Paling tidak yang bisa kita lakukan untuk menghormati ingatan semua orang yang terbunuh oleh rezim Nazi Jerman adalah tidak menoleransi fasisme, kebencian, dan xenofobia," kata Schudrich kepada CNN.
"Dan kita tidak bisa mengabaikan ini sebagai lelucon yang buruk. Bahkan denda simbolis adalah pesan untuk orang lain," ia menambahkan.
Lihat Juga :