CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi

Kamis, 02 Juli 2026 - 17:52 WIB
loading...
CIA akan Rilis Berkas...
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Anna Paulina Luna. Foto/x
A A A
WASHINGTON - CIA akan membuka klasifikasi sejumlah dokumen baru yang berkaitan dengan program ‘MKUltra’. Langkah itu diungkap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat Anna Paulina Luna pada hari Selasa.

Ilmuwan Nazi terlibat dalam eksperimen pengendalian pikiran yang dilakukan badan tersebut. Bulan lalu, Luna memerintahkan Direktur CIA John Ratcliffe menyimpan 40 kotak “berkas JFK dan berkas MKUltra” yang telah diambil dari kantor mantan Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard.

Setelah dilaporkan terjadi perdebatan antara Ratcliffe dan Gabbard mengenai berkas-berkas tersebut, CIA kemudian setuju membuka klasifikasi dan merilisnya, ungkap Luna dalam sidang di Capitol Hill pada hari Selasa.

“Dokumen-dokumen tersebut – saya merasa cukup nyaman untuk membagikannya di sini – berkaitan dengan program pemalsuan yang berada di bawah naungan MKUltra,” ujar Luna.

MKUltra adalah program eksperimen manusia ilegal yang dijalankan CIA dan jaringan fasilitas medis serta universitas yang berkolaborasi antara tahun 1953 dan 1973.

Para peserta diberi obat psikoaktif dan disiksa – termasuk kurang tidur dan pelecehan seksual – sementara para ilmuwan CIA berusaha 'merusak' pikiran mereka sehingga mereka dapat dikendalikan.

Direktur CIA saat itu, Richard Helms, memerintahkan MKUltra ditutup dan semua dokumen terkait dibakar pada tahun 1973.
Namun, satu kotak berisi 20.000 berkas selamat dari kebakaran dan ditemukan pada tahun 1977. Hampir semua yang sekarang diketahui tentang MKUltra didasarkan pada kumpulan dokumen ini.

Menurut berkas-berkas ini, MKUltra berkembang menjadi 149 subproyek, termasuk eksperimen dengan anjing yang dikendalikan dari jarak jauh.

MKUltra dibahas oleh para pembuat undang-undang selama sidang Komite Church tahun 1975, dan pengujian obat pada subjek manusia tanpa persetujuan yang diinformasikan, dilarang oleh Presiden Gerald Ford pada tahun berikutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Berita Terkini
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved