Remaja Ini Gugat Orang Tua Kandung karena Menjualnya saat Lahir dan Menolak Kehadirannya

Sabtu, 22 Januari 2022 - 02:36 WIB
loading...
Remaja Ini Gugat Orang...
Liu Xuezhou, remaja China yang gugat orang tua kandung karena menjualnya saat lahir dan menolak kehadirannya saat bertemu kembali. Foto/Mothership
A A A
BEIJING - Seorang remaja di China dijual saat lahir. Dia pada akhirnya menemukan orang tua kandungnya, yang tetap menolak kehadirannya.

Liu Xuezhou (17), dari Provinsi Hebei China, yang merasa patah hati mem-posting tentang reuni memilukan di Douyin pada hari Senin. Dia kini bertekad menggugat ayah dan ibu kandungnya karena menelantarkannya dalam dua kesempatan.

Baca juga: Pria Ini Naik Pesawat 50 Kali karena Jatuh Cinta pada Pramugari dan Berhasil Menikahinya

Mengutip laporan South China Morning Post, Jumat (21/1/2022), Liu berhasil menemukan orang tua kandungnya dengan bantuan pihak berwenang setempat setelah dia terdorong untuk membuat posting-an online.

Setelah melakukan tes DNA, polisi dapat menemukan ayah remaja itu, Ding Shuangquan, dan ibunya, yang namanya tidak diungkapkan.

Pemerintah setempat mengadakan reuni untuk Liu dan ayahnya baru-baru ini, dan dia kemudian pergi ke Mongolia Dalam untuk bertemu ibunya seminggu yang lalu. Namun, tak satu pun dari mereka yang menginginkannya.

Liu mengatakan ayahnya khawatir membawa dirinya ke keluarga baru sang ayah dan mengatakan istri barunya mungkin akan menceraikannya.

Ibu kandung remaja tersebut dilaporkan mengatakan kepadanya, "Akan ada orang lain jika orang tua angkatmu tidak membelimu."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Merasakan Liburan yang...
Merasakan Liburan yang Berkesan dengan Menjelajahi Beijing dan Shanghai
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Beredar Isu Menteri...
Beredar Isu Menteri PU Dody Hanggodo Kena Reshuffle Agustus Mendatang, Istana Buka Suara
Sebelum Ditangkap KPK,...
Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Lombok Barat Sempat Nobar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved