Kisah Evelyn Miller, Pekerja Industri Seks yang Miliki Dua Kemaluan Wanita

Rabu, 19 Januari 2022 - 02:41 WIB
loading...
Kisah Evelyn Miller, Pekerja Industri Seks yang Miliki Dua Kemaluan Wanita
Evelyn Miller, wanita asal Queensland, Australia, terlahir dengan dua organ kewanitaan. Foto/mediadrumimages/@evelynuncovered
A A A
SYDNEY - Evelyn Miller (31), wanita asal Queensland, Australia, terlahir dengan dua vagina dan dua rahim. Namun, dia baru mengetahuinya ketika usianya 20 tahun.

Miller bekerja di industri seks. Bintang OnlyFans ini telah berbagi bagaimana rasanya memiliki dua organ kemaluan wanita di mana dia menggunakan satu secara profesional di pekerjaannya dan yang lainnya untuk hubungan seks pribadi.

Baca juga: Kelewat Cantik, Model Ini Malah Jomblo karena Pria Takut Mendekat

Dia mulai bekerja di industri seks setelah hubungandengan pasangannya kandas.

"Saya bekerja sebagai pendamping [escort] independen selama sekitar tujuh tahun berkeliling dunia," katanya.

"Saya dapat menggunakan satu vagina untuk bekerja dan satu vagina untuk kehidupan pribadi saya, yang membuat pekerjaan jauh lebih mudah secara emosional dan fisik bagi saya," ujarnya.

Setelah berhenti melakukan itu, dia pindah ke OnlyFans dan mulai membuat konten dewasa yang menghasilkan USD75.000 per bulan.

Miller menempatkan kesuksesannya pada kelebihan organ pribadinya yang ganda, tetapi mengatakan ada banyak kejatuhan yang harus dia pikirkan karena memilikinya.

Itu termasuk memasukkan dua tampon ketika dia sedang menstruasi, memeriksa kedua vagina untuk PMS ketika dia mengunjungi dokter kandungan-dan bahkan di mana pasangannya bisa ejakulasi saat mereka berhubungan seks.

"Secara teoritis, saya bisa membawa dua bayi sekaligus jika saya mau-tetapi itu akan sulit bagi tubuh saya, jadi kami harus berhati-hati dalam hal itu," paparnya.

"Seks di setiap vagina terasa sangat, sangat berbeda. Saya lebih suka satu sisi tetapi itu tergantung pada posisi dan bentuk pria itu, saya memilih untuk berhubungan seks di mana," katanya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3757 seconds (11.210#12.26)