Kuwait Penjarakan 6 Hakim karena Terlibat Pencucian Uang

Rabu, 29 Desember 2021 - 19:48 WIB
loading...
Kuwait Penjarakan 6...
Ilustrasi
A A A
KUWAIT CITY - Pengadilan Pidana Kuwait memvonis 6 hakim dengan hukuman 5 dan 15 tahun penjara karena "penyuapan, pemalsuan, dan pencucian uang ". Pengadilan juga memerintahkan pemecatan mereka dari pekerjaan dan menyita mobil yang mereka terima sebagai suap dalam bentuk hadiah.

Seperti dikutip dari Gulf News, Rabu (29/12/2021), seorang sumber mengatakan bahwa pengadilan telah membebaskan seorang hakim lainnya dan menjatuhkan denda 5.000 Dinar. Selain itu, pengadilan juga memenjarakan seorang pegawai pria dan wanita dari Kementerian Kehakiman Kuwait, setelah sebelumnya memecat mereka.

Baca: Otoritas Kuwait Minta 100 Ekspatriat yang Masuk Daftar Hitam untuk Pergi

Sumber itu menambahkan, dalam kasus kedua, pengadilan telah menyita kapal pesiar milik para terdakwa. Kapal-kapal itu diterima sebagai "hadiah dari seorang pengusaha Iran". “Selama penyelidikan kasus kedua, jaksa telah mengungkapkan bahwa ada "komunikasi dengan 10 hakim," lanjut sumber tersebut.

Media Kuwait menjuluki kasus ini sebagai "jaringan Fouad, orang Iran". Kasus ini bermula pada Juli 2020, ketika polisi Kuwait menangkap beberapa orang dan menyita properti dan sejumlah besar uang tunai terkait dengan kesepakatan yang meragukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Ngawur, Menteri Zionis...
Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional
Rekomendasi
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved