Langka, Biden Puji Trump karena Telah Disuntik Booster Vaksin
Kamis, 23 Desember 2021 - 02:22 WIB
loading...
A
A
A
"Biar saya perjelas. Berkat pemerintahan sebelumnya dan komunitas ilmiah kami, Amerika adalah salah satu negara pertama yang mendapatkan vaksin itu," ujar Biden.
“Berkat pemerintahan saya dan kerja keras orang Amerika, kami memimpin peluncuran, menjadikan Amerika di antara para pemimpin dunia dalam mendapatkan tembakan senjata,” ucapnya.
Pernyataan Biden ini muncul dua hari setelah sebuah video yang dirilis menunjukkan Trump dicemooh oleh banyak orang ketika dia mengungkapkan telah mendapatkan suntikan booster di sebuah acara dengan Bill O'Reilly.
Menurut video yang di-tweet oleh "No Spin News" O'Reilly, mantan pembawa acara Fox News berkata, "Baik Presiden dan saya sama-sama bingung," dan kemudian bertanya kepada Trump, "Apakah Anda mendapatkan boosternya?"
Baca juga: Bill Gates Sebut Pandemi Covid Mungkin Berakhir pada 2022
"Ya," kata Trump yang disambutnya dengan ejekan dari segelintir hadirin.
"Jangan, jangan, jangan, jangan, jangan," kata Trump, berusaha menenangkan ejekan itu. "Tidak apa-apa. Itu kelompok yang sangat kecil di sana," sambungnya.
Dalam video yang lebih panjang yang kemudian di-tweet oleh situs O'Reilly, Trump memperingatkan para pendukungnya bahwa nasib mereka ditentukan oleh mereka sendiri ketika mengabaikan vaksin dan tidak menghargai perkembangan pendukungnya selama pemerintahannya.
“Berkat pemerintahan saya dan kerja keras orang Amerika, kami memimpin peluncuran, menjadikan Amerika di antara para pemimpin dunia dalam mendapatkan tembakan senjata,” ucapnya.
Pernyataan Biden ini muncul dua hari setelah sebuah video yang dirilis menunjukkan Trump dicemooh oleh banyak orang ketika dia mengungkapkan telah mendapatkan suntikan booster di sebuah acara dengan Bill O'Reilly.
Menurut video yang di-tweet oleh "No Spin News" O'Reilly, mantan pembawa acara Fox News berkata, "Baik Presiden dan saya sama-sama bingung," dan kemudian bertanya kepada Trump, "Apakah Anda mendapatkan boosternya?"
Baca juga: Bill Gates Sebut Pandemi Covid Mungkin Berakhir pada 2022
"Ya," kata Trump yang disambutnya dengan ejekan dari segelintir hadirin.
"Jangan, jangan, jangan, jangan, jangan," kata Trump, berusaha menenangkan ejekan itu. "Tidak apa-apa. Itu kelompok yang sangat kecil di sana," sambungnya.
Dalam video yang lebih panjang yang kemudian di-tweet oleh situs O'Reilly, Trump memperingatkan para pendukungnya bahwa nasib mereka ditentukan oleh mereka sendiri ketika mengabaikan vaksin dan tidak menghargai perkembangan pendukungnya selama pemerintahannya.
Lihat Juga :