Langka, Biden Puji Trump karena Telah Disuntik Booster Vaksin

Kamis, 23 Desember 2021 - 02:22 WIB
loading...
A A A
"Dengar, kami melakukan sesuatu yang bersejarah. Kami menyelamatkan puluhan juta nyawa di seluruh dunia. Kami -- bersama-sama. Kita semua, bukan saya," kata Trump dalam video itu, yang muncul tepat sebelum Trump menerima ejekan.

Trump melanjutkan dengan mengatakan dalam video itu bahwa Covid-19 akan menghancurkan negara jauh melampaui apa yang ada sekarang jika vaksin tidak dikembangkan. Namun mantan Presiden itu juga mengkritik perintah vaksin.

"Jika Anda tidak ingin melakukannya, Anda tidak boleh dipaksa untuk melakukannya. Tidak ada pemaksaan. Tapi terimalah, karena kami menyelamatkan puluhan juta nyawa. Ambillah kredit. Jangan biarkan mereka mengambilnya dari Anda," imbau Trump.

Baca juga: Varian Omicron Menggila di Amerika Serikat, Mencapai 73% Kasus

Trump, yang tertular Covid saat menjabat, menerima vaksinasi pertamanya di luar pandangan pers sebelum meninggalkan Gedung Putih. CNN melaporkan beberapa bulan kemudian bahwa vaksinasinya tidak direkam oleh fotografer atau videografer resmi, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

Pengungkapan mantan Presiden itu merupakan pergeseran dari sikapnya di masa lalu. Trump sebelumnya mengatakan dalam wawancara Wall Street Journal yang diterbitkan pada bulan September bahwa dia tidak mungkin mendapatkan suntikan booster. Saat itu ia mengatakan bahwa dia merasa dalam kondisi yang baik dan mungkin tidak akan mendapatkan booster.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Trump Kecam Pengampunan...
Trump Kecam Pengampunan untuk Hunter Biden sebagai Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved