Nataru, Negara-negara Eropa Perketat Pembatasan di Tengah Lonjakan Omicron
Minggu, 19 Desember 2021 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Ratusan orang memblokir lalu lintas saat mereka berbaris dengan membawa spanduk bertuliskan slogan-slogan seperti “Paspor vaksin membunuh kebebasan kita” dan “Jangan patuhi.” Poster lain memuat wajah Johnson atau Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid dan berbunyi, "Beri mereka boot."
Walikota London Sadiq Khan menggarisbawahi kekhawatiran tentang naiknya kasus COVID-19 dan potensi mereka untuk membanjiri sistem perawatan kesehatan dengan mengumumkan insiden besar pada hari Sabtu, sebuah langkah yang memungkinkan dewan lokal di ibukota Inggris untuk mengoordinasikan pekerjaan lebih dekat dengan layanan darurat.
Para ilmuwan memperingatkan pemerintah Inggris perlu melangkah lebih jauh untuk mencegah rumah sakit kewalahan. Risalah yang bocor dari Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat menyarankan larangan pencampuran dalam ruangan dan menerima tamu, BBC melaporkan.
Inggris dan negara-negara lain juga mempercepat laju suntikan booster setelah data awal menunjukkan bahwa dua dosis vaksin kurang efektif terhadap varian Omicron. Pusat perbelanjaan, katedral dan stadion sepak bola di Inggris telah diubah menjadi pusat vaksinasi massal.
Di Prancis, pemerintah mengumumkan akan mulai memberikan vaksin kepada anak-anak dalam kelompok usia 5 hingga 11 tahun mulai Rabu.
Namun ribuan penentang persyaratan vaksin dan mandat masker melakukan aksi protes hari Sabtu di Hamburg, Berlin, Dusseldorf dan kota-kota Jerman lainnya. Di Austria, media lokal melaporkan kerumunan membengkak hingga puluhan ribu.
Baca juga: Ilmuwan Temukan Varian Omicron Versi Siluman
Walikota London Sadiq Khan menggarisbawahi kekhawatiran tentang naiknya kasus COVID-19 dan potensi mereka untuk membanjiri sistem perawatan kesehatan dengan mengumumkan insiden besar pada hari Sabtu, sebuah langkah yang memungkinkan dewan lokal di ibukota Inggris untuk mengoordinasikan pekerjaan lebih dekat dengan layanan darurat.
Para ilmuwan memperingatkan pemerintah Inggris perlu melangkah lebih jauh untuk mencegah rumah sakit kewalahan. Risalah yang bocor dari Kelompok Penasihat Ilmiah untuk Keadaan Darurat menyarankan larangan pencampuran dalam ruangan dan menerima tamu, BBC melaporkan.
Inggris dan negara-negara lain juga mempercepat laju suntikan booster setelah data awal menunjukkan bahwa dua dosis vaksin kurang efektif terhadap varian Omicron. Pusat perbelanjaan, katedral dan stadion sepak bola di Inggris telah diubah menjadi pusat vaksinasi massal.
Di Prancis, pemerintah mengumumkan akan mulai memberikan vaksin kepada anak-anak dalam kelompok usia 5 hingga 11 tahun mulai Rabu.
Namun ribuan penentang persyaratan vaksin dan mandat masker melakukan aksi protes hari Sabtu di Hamburg, Berlin, Dusseldorf dan kota-kota Jerman lainnya. Di Austria, media lokal melaporkan kerumunan membengkak hingga puluhan ribu.
Baca juga: Ilmuwan Temukan Varian Omicron Versi Siluman
(ian)
Lihat Juga :