Armada Laut Hitam Rusia Kuntit Kapal Perang Prancis Auvergne
Selasa, 14 Desember 2021 - 21:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Dulu Para Pria Ini Dapat Cangkok Penis, Tengok Nasib Mereka Sekarang
“Awak pesawat tempur Rusia mengidentifikasi target udara sebagai dua pesawat tempur taktis yakni Mirage-2000 dan Rafale, serta pesawat tanker C-135 dari Angkatan Udara dan Antariksa Prancis, dan mengawal mereka di atas Laut Hitam. Setelah pesawat militer asing berbalik dari perbatasan negara Federasi Rusia, para pejuang Rusia dengan selamat kembali ke pangkalan mereka. Pelanggaran batas negara tidak boleh terjadi,” tegas Kementerian Pertahanan Rusia.
Baca juga: Mengerikan, Rusia Peringatkan Virus-virus Purba Bangkit Kembali
Meskipun Prancis belum mengerahkan kapal perang ke Laut Hitam sejak September 2020, penerbangan pengawasan dan misi menyelidiki keamanan perbatasan maritim Rusia dilakukan pada Februari dan Mei 2021, dengan jet Rusia bergegas mencegat dan menguntit para penyusup potensial setiap kali muncul.
Pengerahan fregat Auvergne terjadi ketika NATO meningkatkan pijakan militernya di wilayah Laut Hitam di tengah laporan media Barat bahwa Rusia mungkin merencanakan "invasi" ke Ukraina. Tuduhan itu ditolak Moskow sebagai tidak berdasar.
“Awak pesawat tempur Rusia mengidentifikasi target udara sebagai dua pesawat tempur taktis yakni Mirage-2000 dan Rafale, serta pesawat tanker C-135 dari Angkatan Udara dan Antariksa Prancis, dan mengawal mereka di atas Laut Hitam. Setelah pesawat militer asing berbalik dari perbatasan negara Federasi Rusia, para pejuang Rusia dengan selamat kembali ke pangkalan mereka. Pelanggaran batas negara tidak boleh terjadi,” tegas Kementerian Pertahanan Rusia.
Baca juga: Mengerikan, Rusia Peringatkan Virus-virus Purba Bangkit Kembali
Meskipun Prancis belum mengerahkan kapal perang ke Laut Hitam sejak September 2020, penerbangan pengawasan dan misi menyelidiki keamanan perbatasan maritim Rusia dilakukan pada Februari dan Mei 2021, dengan jet Rusia bergegas mencegat dan menguntit para penyusup potensial setiap kali muncul.
Pengerahan fregat Auvergne terjadi ketika NATO meningkatkan pijakan militernya di wilayah Laut Hitam di tengah laporan media Barat bahwa Rusia mungkin merencanakan "invasi" ke Ukraina. Tuduhan itu ditolak Moskow sebagai tidak berdasar.
Lihat Juga :