Xi Jinping Janji Tak Tindas Negara Lain, tapi China Usik Indonesia di Natuna

Senin, 13 Desember 2021 - 12:33 WIB
loading...
A A A
Surat protes awal China diikuti oleh tuntutan berulang untuk menghentikan pencarian di dalam wilayah “Blok Tuna” di Laut Natuna.

Farhan mengatakan China juga mengirim surat protes atas latihan darat militer Agustus antara Indonesia dan Amerika Serikat. Ini adalah pertama kalinya protes semacam itu dilakukan meskipun acara tersebut diadakan secara teratur sejak 2009.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, telah berusaha untuk mengecilkan kebuntuan, dengan mengatakan; “Kami menghormati kebebasan navigasi di Laut Natuna”.

Seperti Indonesia, Malaysia juga mengeklaim hak ZEE penuh atas Laut China Selatan sebagaimana didefinisikan oleh UNCLOS. Ini termasuk klaim "landas kontinen" yang diperpanjang yang diajukan dalam kerjasama dengan Vietnam pada tahun 2009.

Tidak seperti Indonesia, Malaysia juga mengklaim bagian dari Kepulauan Spratly. Kuala Lumpur mempertahankan kehadiran permanen di lima dari 12 fitur yang dikatakannya sebagai wilayah kedaulatannya.

Tetapi upaya milisi dan Coast Guard Beijing terutama difokuskan pada Luconia Shoals di lepas pantai Malaysia, di mana beberapa upaya eksplorasi minyak dan gas sedang berlangsung.

“Mereka bermanuver dengan berbahaya dan dengan sengaja menciptakan risiko tabrakan untuk mencegah warga sipil menerima kontrak semacam itu,” kata Poling, seperti dikutip news.com.au, Senin (13/12/2021).

Ladang Lacona Shoals Kasawari sangat kaya. Perusahaan energi Petronas berharap eksploitasinya akan mendorongnya menjadi pengekspor gas alam cair terbesar kelima di dunia.

Namun Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah, mengatakan dia memperkirakan kapal-kapal China akan masuk ke perairan tersebut selama Petronas terus mengembangkannya.

Saifuddin, bagaimanapun, mengatakan Kuala Lumpur telah mencapai kesepakatan dengan Beijing bahwa "perdamaian dan stabilitas" harus dipertahankan di Laut China Selatan.

Dia menggambarkan konfrontasi sebagai "cegukan kecil" dalam hubungan bilateral kedua negara.

“Kami telah menyetujui cara (tentang) bagaimana kami memecahkan masalah. Dan, sebagai anggota ASEAN, kami menghargai fakta bahwa China juga bekerja sama dengan kami dalam menyelesaikan Kode Etik,” kata Saifuddin baru-baru ini.

Tetapi sedikit kemajuan telah dibuat pada Kode Etik sejak China mengusulkannya pada awal 2000-an.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved