Jelang Haji, Kasus Covid-19 Arab Saudi Melonjak Jadi 101.914
Senin, 08 Juni 2020 - 09:47 WIB
loading...
Seorang petugas Arab Saudi memeriksa suhu tubuh warga dalam upaya mencegah penyebaran virus corona baru di Riyadh. Foto/REUTERS
A
A
A
RIYADH - Jumlah kasus infeksi virus corona baru (Covid-19) di Arab Saudi melonjak menjadi total 101.914 pada hari Minggu. Lonjakan kasus baru ini terjadi beberapa minggu menjelang pelaksanaan ibadah haji.
Data lonjakan kasus infeksi Covid-19 itu disampaikan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Dengan kondisi pandemi virus corona SARS-CoV-2 yang belum mereda, Kerajaan Arab Saudi belum memutuskan apakah tetap menggelar ibadah haji atau tidak.
Jumlah total kasus infeksi di Arab Saudi merupakan yang tertinggi di Timur Tengah. Menurut Kementerian Kesehatan jumlah kematian juga meningkat menjadi 712 jiwa.
Lonjakan jumlah kasus infeksi terjadi ketika kerajaan melonggarkan penguncian atau lockdown yang ketat. Jumlah kasus harian melebihi 3.000 untuk hari kedua berturut-turut pada hari Minggu.
Pada hari Jumat, kerajaan mengumumkan penguncian baru di kota Jeddah, pintu gerbang ke pelaksanaan haji Muslim ke Makkah. Penguncian baru ini dilakukan untuk melawan menghentikan penyebaran virus corona SARS-CoV-2. (Baca: Viral, Perawat Covid-19 Bercelana Dalam dengan APD Transparan )
Data lonjakan kasus infeksi Covid-19 itu disampaikan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Dengan kondisi pandemi virus corona SARS-CoV-2 yang belum mereda, Kerajaan Arab Saudi belum memutuskan apakah tetap menggelar ibadah haji atau tidak.
Jumlah total kasus infeksi di Arab Saudi merupakan yang tertinggi di Timur Tengah. Menurut Kementerian Kesehatan jumlah kematian juga meningkat menjadi 712 jiwa.
Lonjakan jumlah kasus infeksi terjadi ketika kerajaan melonggarkan penguncian atau lockdown yang ketat. Jumlah kasus harian melebihi 3.000 untuk hari kedua berturut-turut pada hari Minggu.
Pada hari Jumat, kerajaan mengumumkan penguncian baru di kota Jeddah, pintu gerbang ke pelaksanaan haji Muslim ke Makkah. Penguncian baru ini dilakukan untuk melawan menghentikan penyebaran virus corona SARS-CoV-2. (Baca: Viral, Perawat Covid-19 Bercelana Dalam dengan APD Transparan )
Lihat Juga :