Twitter Hapus Ribuan Akun yang Jadi Media Propaganda Partai Komunis China
Sabtu, 04 Desember 2021 - 23:54 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Twitter mengatakan bahwa mereka telah menghapus ribuan akun yang digunakan untuk memperkuat propaganda Partai Komunis China (PKC) mengenai pelanggaran hak asasi manusia terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.
Pengumuman di blog Twitter muncul setelah Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, mengatakan telah mengidentifikasi jaringan disinformasi yang berbasis di China barat daya yang dibangun dari ratusan akun media sosial palsu, salah satunya milik ahli biologi Swiss fiktif.
Baca: Profil Xi Jinping, Anak Pembangkang Partai Komunis yang Jadi Penguasa China
"Kami menghapus jaringan akun yang memperkuat narasi Partai Komunis China terkait perlakuan terhadap penduduk Uyghur di Xinjiang," kata Twitter. "Hari ini, kami merilis sampel representatif dari 2.048 akun," lanjut pernyataan itu, seperti dikutip dari Radio Free Asia, Jumat (3/12/2021).
"Kami juga menghapus jaringan 112 akun yang terhubung ke Changyu Culture, sebuah perusahaan swasta yang didukung oleh pemerintah daerah Xinjiang," tambah pernyataan tersebut.
Pengumuman di blog Twitter muncul setelah Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, mengatakan telah mengidentifikasi jaringan disinformasi yang berbasis di China barat daya yang dibangun dari ratusan akun media sosial palsu, salah satunya milik ahli biologi Swiss fiktif.
Baca: Profil Xi Jinping, Anak Pembangkang Partai Komunis yang Jadi Penguasa China
"Kami menghapus jaringan akun yang memperkuat narasi Partai Komunis China terkait perlakuan terhadap penduduk Uyghur di Xinjiang," kata Twitter. "Hari ini, kami merilis sampel representatif dari 2.048 akun," lanjut pernyataan itu, seperti dikutip dari Radio Free Asia, Jumat (3/12/2021).
"Kami juga menghapus jaringan 112 akun yang terhubung ke Changyu Culture, sebuah perusahaan swasta yang didukung oleh pemerintah daerah Xinjiang," tambah pernyataan tersebut.
Lihat Juga :