Putin dan Netanyahu Absen di Pemakaman Paus Fransiskus, Beijing Tetap Bungkam, Kenapa?

Minggu, 27 April 2025 - 02:20 WIB
loading...
Putin dan Netanyahu...
Putin dan Netanyahu absen di pemakaman Paus Fransiskus. Foto/X/@PaulHiggsRadio
A A A
VATICAN CITY - Rusia dan Israel diwakili di pemakaman Paus Fransiskus — tetapi China kemungkinan tidak akan hadir.

Rusia, Israel, dan China masing-masing memiliki hubungan yang unik dan sering kali rumit dengan Vatikan dan mendiang Paus Fransiskus.

Karena pemakaman Paus menjadi panggung yang sunyi untuk simbolisme diplomatik, kehadiran — atau ketidakhadiran — negara-negara tertentu berbicara banyak.

Rusia dan Israel akan diwakili di pemakaman Paus Fransiskus, meskipun khususnya bukan oleh para pemimpin tertinggi mereka, karena Presiden Vladimir Putin dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak hadir.

Sebaliknya, Rusia akan mengirimkan Menteri Kebudayaannya Olga Lyubimova, dan Israel akan diwakili oleh Yaron Zeidman, duta besar untuk Takhta Suci.

Putin dan Netanyahu Absen di Pemakaman Paus Fransiskus, Beijing Tetap Bungkam, Kenapa?

1. Putin Dihentikan oleh Surat Perintah?

Ketidakhadiran Putin secara luas dianggap terkait dengan surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadapnya, meskipun ia memuji Paus Fransiskus sebagai "pembela humanisme" dalam penghormatan setelah kematiannya.

Meskipun secara teoritis berisiko ditangkap jika ia menginjakkan kaki di Italia, kemungkinannya tidak jelas: menurut harian Italia Corriere della Sera, Kementerian Kehakiman Italia belum mengirimkan surat perintah ICC ke Pengadilan Banding di Roma — langkah yang diperlukan untuk memvalidasi penangkapan apa pun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved