Soal Rusia Inginkan Pangkalan Militer Indonesia, PM Australia Dituduh Memberi Respons Licik

Senin, 28 April 2025 - 12:56 WIB
loading...
Soal Rusia Inginkan...
Oposisi Australia menuduh PM Anthony Albanese memberikan respons licik atas pertanyaan mengenai laporan bahwa Rusia ingin operasikan pangkalan di Biak, Indonesia. Foto/Simple Flying
A A A
SYDNEY - Koalisi oposisi Australia menuduh Perdana Menteri (PM) Anthony Albanese memberikan "respons licik" atas pertanyaan mengenai laporan bahwa Rusia ingin operasikan pangkalan militer di Biak, Indonesia.

Oposisi menuntut pengarahan segera dari PM Albanese setelah pihak berwenang dilaporkan mengetahui masalah tersebut sejak Maret.

Siapa yang tahu apa dan kapan tentang permintaan tersebut telah muncul sebagai perubahan yang tak terduga dalam kampanye pemilihan federal, dengan Perdana Menteri dan menteri kabinet tetap malu-malu ketika ditanya secara terbuka.

Baca Juga: Spesifikasi Tupolev Tu-95, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia yang Disebut Akan Dikerahkan ke Indonesia

Laporan ini awalnya muncul dari majalah pertahanan Janes, menyebutkan bahwa Rusia meminta kepada Indonesia untuk mengoperasikan pangkalan udara Biak untuk menempatkan pesawat-pesawat militernya, termasuk pesawat pengebom berkemampuan nuklir Tupolev Tu-95.

Indonesia telah menegaskan tidak ada permintaan seperti itu dari Rusia. Terlebih, konsitusi Indonesia melarang pasukan asing beroperasi di dalam negeri.

Mengutip laporan news.com.au, kesalahan dari pemimpin oposisi Peter Dutton awal bulan ini adalah ketika dia secara keliru mengatakan Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah secara terbuka mengonfirmasi permintaan Rusia dan faktanya tidak.
Kesalahan Dutton itu mengungkapkan bahwa oposisi Australia tampaknya tidak tahu banyak tentang masalah ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Timnas Indonesia Kembali...
Timnas Indonesia Kembali ke Jakarta Besok Jelang Piala AFF 2026, Langsung Uji Coba Stadion Pakansari
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved