Syarat Menjadi Algojo Pengeksekusi Hukuman Mati di Arab Saudi

Selasa, 30 November 2021 - 01:01 WIB
loading...
Syarat Menjadi Algojo Pengeksekusi Hukuman Mati di Arab Saudi
Para petugas eksekusi mati menunggu pelaksanaan hukuman pada narapidana. Foto/hrw
A A A
RIYADH - Hukuman mati menjadi salah satu yang banyak dibicarakan orang di Arab Saudi. Kerajaan ini menjadi salah satu dari lima negara di dunia yang paling banyak mengeksekusi narapidana.

Arab menempati posisi ketiga dalam penerapan hukuman mati pada 2014, setelah China dan Iran. Di bawah Arab Saudi, terdapat Irak dan Amerika Serikat (AS), berdasarkan data Amnesty International.

Algojo merupakan orang yang melakukan eksekusi mati kepada tahanan yang telah divonis pengadilan. Lalu, apakah terdapat syarat khusus untuk menjadi seorang algojo di Arab Saudi?

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Syarat Visa Umrah dan Karantina

Melansir BBC, Kementerian Pelayanan Publik Arab Saudi tidak memberikan kualifikasi khusus bagi mereka yang berminat melamar sebagai algojo.

Baca juga: Momok bagi Narapidana, Harga Pedang Algojo Arab Saudi Rp46 Juta

Dikutip dari Sindonews, seorang algojo terkenal di Arab Saudi yang bernama Abdallah menegaskan, menjadi algojo pantang merasa iba para terpidana mati.

Baca juga: Profil Algojo Arab Saudi Abdallah bin Said, Pemenggal Kepala Banyak Narapidana

Pasalnya, hal itu akan membuatnya gagal menjalankan tugas memenggal kepala sang terpidana mati.

Selain itu, sejarawan dari Vanderbilt University di Tennessee, Amerika Serikat, Harrington, menuturkan bahwa seorang algojo secara tidak langsung memiliki tingkat melek huruf yang luar biasa tinggi.

Bahkan, beberapa algojo ada yang merangkap bekerja sebagai dokter. Memiliki ketelitian dan pengetahuan khusus tentang anatomi tubuh manusia mampu memperlancar seorang algojo dalam proses eksekusi.
(sya)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1885 seconds (11.210#12.26)