Rusuh Anti-China di Solomon, Dugaan Suap Beijing Picu Seteru Antarpulau

Sabtu, 27 November 2021 - 15:57 WIB
loading...
Rusuh Anti-China di...
Toko-toko milik warga China dirusak massa dalam kerusuhan anti-China di Kepulauan Solomon, Kamis (25/11/2021). Foto/REUTERS/Elizabeth Osifelo
A A A
HONIARA - Kerusuhan anti- China melanda Kepulauan Solomon , di mana ratusan properti milik warga negara Tirai Bambu dihancurkan, dibakar, dan dijarah.

Para ahli percaya ketegangan yang berkobar dipicu oleh perseteruan antara pulau Malaita—pulau terpadat di negara itu—, dan Guadalcanal yang keduanya merupakan bagian dari Kepulauan Solomon.

Baca juga: Kerusuhan Anti-China di Solomon, 100 Toko Warga China Diamuk

Monica Verma, pakar hubungan internasional di South Asian University, mengatakan Guadalcanal adalah rumah bagi pemerintah negara yang diduga disuap oleh China untuk memutuskan hubungan dengan Taiwan. Malaita, sementara itu, menerima bantuan dari Amerika Serikat dan Taiwan.

Australia telah mengirim pasukan untuk memadamkan gelombang kemarahan yang meningkat di negara kepulauan Pasifik yang terpecah karena hubungannya dengan China.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan pengerahan 73 personel Polisi Federal Australia dan 43 personel Pasukan Pertahanan Australia ke negara itu Kamis malam setelah permohonan putus asa dari Perdana Menteri negara itu, Manasseh Sogavare.

Kepulauan Solomon mengalami kekacauan selama dua hari, di mana kerusuhan dan penjarahan di ibu kota nasional, Honiara, dan pembakaran gedung-gedung publik dan toko-toko.

Media pemerintah China telah menyatakan keprihatinan mendalam tentang kerusuhan tersebut, dengan mengatakan distrik Chinatown atau Pecinan di Honiara telah menjadi target khusus para perusuh dan bahwa penduduk China di kota itu sekarang sangat ingin pergi.

Tan Jingquan, sekretaris Asosiasi China Kepulauan Solomon, mengatakan kepada Global Times bahwa lebih dari 100 toko milik warga negara China telah hancur, dan semuanya merasa cemas dan takut sekarang.

Baca juga: Kerusuhan Anti-China Pecah di Kepulauan Solomon, Australia Kirim Pasukan

Verma menganalisis sentimen anti-China berperan dalam kerusuhan tersebut. “Orang Malaita marah karena mereka adalah provinsi termiskin, paling terbelakang,” kata Verma.

“Pemimpin mereka Daniel Suidani menganggap China sebagai kejahatan dan telah menolak campur tangan China di Malaita.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Ngeri! Kebakaran Pabrik...
Ngeri! Kebakaran Pabrik Sepatu, Puluhan Pekerja Tewas
Rekomendasi
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Jelang Lawan Inggris,...
Jelang Lawan Inggris, Timnas Norwegia Pindah Hotel Bentuk Protes Akomodasi FIFA
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved