Mesir Buka Kembali Avenue of Sphinxes yang Berusia 3.000 Tahun
Jum'at, 26 November 2021 - 03:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sheikh Al Azhar Tolak Seruan Islam-Kristen-Yahudi Dijadikan Satu Jadi Agama Ibrahim
Perayaan itu adalah bagian dari dorongan berkelanjutan untuk mempromosikan penemuan arkeologi ketika Mesir mencoba untuk menghidupkan kembali industri pariwisatanya yang lesu.
Bagian dari upaya itu termasuk mengadakan acara publik yang spektakuler seperti yang akan diadakan pada hari Kamis.
Pada bulan April Kairo mengadakan prosesi yang rumit, dijuluki Parade Emas, untuk memindahkan 22 mumi kerajaan Mesir kuno melintasi ibu kota ke museum baru.
Zahi Hawass, seorang arkeolog Mesir, menyebut situs Luxor sebagai museum terbuka terbesar, situs arkeologi terbesar di dunia yang menceritakan sejarah Mesir dari era 2.000 SM — dikenal sebagai Dinasti XI — hingga Periode Romawi.
Hawass mengerjakan restorasi Avenue of Sphinx dari 2005-2011, ketika pekerjaan dihentikan oleh pemberontakan. Dia mengatakan bahwa festival itu mengirimkan pesan penting kepada dunia bahwa “Mesir aman dan kami mengundang semua orang untuk kembali ke Mesir.”
Baca juga: Ratu Kecantikan Suriah Digigit Anjing Liar, Dilarikan ke RS dan Divaksin Rabies
Perayaan itu adalah bagian dari dorongan berkelanjutan untuk mempromosikan penemuan arkeologi ketika Mesir mencoba untuk menghidupkan kembali industri pariwisatanya yang lesu.
Bagian dari upaya itu termasuk mengadakan acara publik yang spektakuler seperti yang akan diadakan pada hari Kamis.
Pada bulan April Kairo mengadakan prosesi yang rumit, dijuluki Parade Emas, untuk memindahkan 22 mumi kerajaan Mesir kuno melintasi ibu kota ke museum baru.
Zahi Hawass, seorang arkeolog Mesir, menyebut situs Luxor sebagai museum terbuka terbesar, situs arkeologi terbesar di dunia yang menceritakan sejarah Mesir dari era 2.000 SM — dikenal sebagai Dinasti XI — hingga Periode Romawi.
Hawass mengerjakan restorasi Avenue of Sphinx dari 2005-2011, ketika pekerjaan dihentikan oleh pemberontakan. Dia mengatakan bahwa festival itu mengirimkan pesan penting kepada dunia bahwa “Mesir aman dan kami mengundang semua orang untuk kembali ke Mesir.”
Baca juga: Ratu Kecantikan Suriah Digigit Anjing Liar, Dilarikan ke RS dan Divaksin Rabies
(ian)
Lihat Juga :