Sheikh Al Azhar Tolak Seruan Islam-Kristen-Yahudi Dijadikan Satu Jadi Agama Ibrahim
Rabu, 10 November 2021 - 00:26 WIB
loading...
Imam Besar Al Azhar Mesir Sheikh Ahmed Al Tayyeb (kiri) saat bertemu Paus Fransiskus beberapa tahun lalu. Sheikh Ahmed mengecam seruan meger Islam-Kristen-Yudaisme menjadi agam Ibrahim. Foto/REUTERS/Max Rossi
A
A
A
KAIRO - Imam Besar Al Azhar Mesir , Sheikh Ahmed Al Tayyeb, telah mengecam seruan untuk menyatukan tiga agama samawi menjadi satu agama sebagai agama Ibrahim. Menurutnya, ide tersebut bertentangan dengan kebebasan berkeyakinan.
“Seruan-seruan ini, tampaknya, bertujuan untuk memadukan Yudaisme, Kristen, dan Islam dalam satu agama bernama Abrahamisme atau agama Ibrahim,” kata ulama terkemuka itu pada upacara di Kairo yang menandai peringatan sebuah lembaga Islam-Koptik.
Baca juga: Tuvalu Khawatir Tenggelam Beneran, Cari Cara Hukum agar Tetap Jadi Negara
“Seruan-seruan ini, seperti seruan globalisasi, akhir sejarah, etika global, dan lain-lain, muncul ke permukaan untuk mempromosikan kebersamaan dan persatuan manusia serta menghilangkan penyebab perselisihan dan konflik,” ujarnya, seperti dikutip Gulf News, Selasa (9/11/2021).
Namun, kata ulama itu, ide tersebut menyiratkan tindakan merampas kebebasan beragama manusia.
“Seruan-seruan ini, tampaknya, bertujuan untuk memadukan Yudaisme, Kristen, dan Islam dalam satu agama bernama Abrahamisme atau agama Ibrahim,” kata ulama terkemuka itu pada upacara di Kairo yang menandai peringatan sebuah lembaga Islam-Koptik.
Baca juga: Tuvalu Khawatir Tenggelam Beneran, Cari Cara Hukum agar Tetap Jadi Negara
“Seruan-seruan ini, seperti seruan globalisasi, akhir sejarah, etika global, dan lain-lain, muncul ke permukaan untuk mempromosikan kebersamaan dan persatuan manusia serta menghilangkan penyebab perselisihan dan konflik,” ujarnya, seperti dikutip Gulf News, Selasa (9/11/2021).
Namun, kata ulama itu, ide tersebut menyiratkan tindakan merampas kebebasan beragama manusia.
Lihat Juga :