Pangeran Faisal bin Mussaid, Jual Narkoba dan Bunuh Raja Arab Saudi

Rabu, 24 November 2021 - 10:26 WIB
loading...
A A A
Setelah meninggalkan Amerika Serikat, Pangeran Faisal pergi ke Beirut, Lebanon. Di sini ia kembali terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Karena masalah yang ditimbulkannya, otoritas Arab Saudi menyita paspor milik sang pangeran ketika ia kembali ke tanah kelahirannya.

Kasus penembakan yang dilakukan Pangeran Faisal terhadap Raja Faisal bin Abdul Aziz, memunculkan banyak spekulasi mengenai alasan sang pangeran melakukan tindakan tersebut.

Surat investigasi menyatakan sang pangeran melakukan tindakan ini sendiri, tanpa kerja sama dengan orang atau organisasi yang mungkin menginginkan kematian Raja Faisal.

Motif paling mungkin yang menjadi latar belakang kejadian ini adalah balas dendam yang dilakukan sang pangeran untuk menebus kematian saudara laki-lakinya, Pangeran Khaled, yang tewas terbunuh oleh pasukan kemanan Arab Saudi setelah aksinya memimpin demo menentang stasiun televisi di Riyadh pada 1966.

Pada 18 Juni 1975, Pangeran Faisal dihukum mati atas kesalahannya membunuh Raja Faisal. Menurut saksi, saat hukuman dijatuhkan, sang pangeran terlihat diam dan tenang ketika dibawa ke tempat eksekusi.

Setelah proses hukuman dijalankan, kepalanya diperlihatkan selama beberapa waktu di tiang kayu sebelum dipindahkan dengan ambulans bersama dengan tubuhnya untuk dimakamkan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Berita Terkini
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved