Gedung Putih Desak Rusia Redakan Ketegangan dengan Ukraina
Sabtu, 20 November 2021 - 11:40 WIB
loading...
Presiden AS Joe Biden bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. FOTO/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih meminta Rusia untuk mengurangi ketegangan dengan Ukraina. Amerika Serikat (AS) juga menyatakan, pihaknya telah menyuarakan keprihatinannya tentang pembangunan militer Moskow secara langsung.
"Kami juga terus memiliki keprihatinan serius tentang kegiatan militer Rusia dan retorika keras terhadap Ukraina dan menyerukan Moskow untuk mengurangi ketegangan," kata juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters Sabtu (20/11/2021).
Baca: NATO Ingin Kerahkan Bom Nuklir AS ke Eropa Timur, Rusia Terkejut
Presiden Vladimir Putin telah mengeluarkan peringatannya sendiri. Pada hari Kamis, dia mengatakan, Barat mengambil arahan agar Rusia tidak melewati "garis merah". Kremlin mengatakan, pernyataan itu merupakan tanggapan atas tindakan provokatif oleh NATO, termasuk mempersenjatai Ukraina.
"Kami terus-menerus menyuarakan keprihatinan kami tentang ini, berbicara tentang garis merah, tetapi kami memahami mitra kami - bagaimana saya membuatnya lebih halus - memiliki sikap yang sangat dangkal terhadap semua peringatan kami dan pembicaraan tentang garis merah," kata Putin.
"Kami juga terus memiliki keprihatinan serius tentang kegiatan militer Rusia dan retorika keras terhadap Ukraina dan menyerukan Moskow untuk mengurangi ketegangan," kata juru bicara Gedung Putih, Jen Psaki kepada wartawan, seperti dikutip dari Reuters Sabtu (20/11/2021).
Baca: NATO Ingin Kerahkan Bom Nuklir AS ke Eropa Timur, Rusia Terkejut
Presiden Vladimir Putin telah mengeluarkan peringatannya sendiri. Pada hari Kamis, dia mengatakan, Barat mengambil arahan agar Rusia tidak melewati "garis merah". Kremlin mengatakan, pernyataan itu merupakan tanggapan atas tindakan provokatif oleh NATO, termasuk mempersenjatai Ukraina.
"Kami terus-menerus menyuarakan keprihatinan kami tentang ini, berbicara tentang garis merah, tetapi kami memahami mitra kami - bagaimana saya membuatnya lebih halus - memiliki sikap yang sangat dangkal terhadap semua peringatan kami dan pembicaraan tentang garis merah," kata Putin.
Lihat Juga :