Turki Tahan Musisi Internasional Kelahiran Suriah Atas Tuduhan Terorisme

Jum'at, 19 November 2021 - 13:19 WIB
loading...
Turki Tahan Musisi Internasional...
Musisi kelahiran Suriah Omar Souleyman telah ditahan di Turki atas tuduhan terorisme. Foto/Russia Today
A A A
ANKARA - Musisi kelahiran Suriah Omar Souleyman telah ditahan di Turki atas dugaan mempunyai hubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan, PKK, yang dianggap sebagai kelompok teroris oleh Ankara. Souleyman diketahui pernah bekerja sama dengan orang-orang seperti Bjork dan Damon Albarn.

"Souleyman dibawa untuk diinterogasi pada hari Rabu, dengan petugas juga menggeledah rumahnya di provinsi Sanliurfa di tenggara Turki," kata manajer penyanyi itu.

"Penangkapan itu kemungkinan dipicu oleh laporan baru-baru ini bahwa musisi tersebut telah melakukan perjalanan ke daerah di Suriah yang dikendalikan oleh milisi Kurdi yang dikenal sebagai YPG," tambahnya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Turki Bebaskan Pasangan Israel yang Dituduh Mata-matai Istana Erdogan

YPG telah menjadi sekutu AS dalam perang melawan Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS). Namun Turki menganggap mereka sebagai perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan ancaman bagi keamanan nasionalnya.

Selama beberapa dekade, PKK telah memerangi pasukan Turki di tenggara negara itu, berjuang untuk otonomi yang lebih besar bagi penduduk Kurdi.

Putra Souleyman membantah dugaan hubungan ayahnya dengan kelompok teroris. Ia mengatakan bahwa ayahnya tidak memiliki afiliasi politik dan telah menjadi korban “laporan jahat.” Beberapa media mengklaim musisi itu bisa dibebaskan dari tahanan pada Kamis malam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved