Jual 130 Perempuan, Pria Afghanistan Dicokok Taliban

Rabu, 17 November 2021 - 04:40 WIB
loading...
Jual 130 Perempuan,...
Taliban menangkap seorang pria yang telah menjual ratusan perempuan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
KABUL - Taliban telah menangkap seorang pria karena diduga menjual ratusan perempuan di Afghanistan utara dengan modus menipu korbannya agar percaya bahwa mereka akan menikah dengan orang kaya.

Kepala polisi provinsi Taliban, Damullah Seraj, mengatakan pria itu ditangkap di provinsi Jawzjan utara pada Senin malam.

"Kami masih dalam tahap awal penyelidikan. Kami berharap bisa mengetahui lebih lanjut tentang kasus ini nanti," katanya seperti dikutip dari Al Araby, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Taliban Gelar Parade Kendaraan Lapis Baja Buatan AS di Kabul

Mohammad Sardar Mubariz, seorang kepala polisi distrik di Jawzjan, mengatakan kepada AFP bahwa pria itu menargetkan para perempuan miskin yang putus asa untuk memperbaiki kondisi mereka.

Setelah mengatakan bahwa dia akan menemukan mereka dengan suami yang kaya, dia akan memindahkan mereka ke provinsi lain di mana mereka malah dijual sebagai budak.

Pria itu diduga memperdagangkan sekitar 130 wanita dengan cara ini.

Kejahatan, nepotisme dan korupsi bukanlah hal baru di Afghanistan tetapi meningkatnya kemiskinan merusak klaim legitimasi pemerintah Taliban.

Baca juga: Ribuan Anak Afghanistan di AS Menanti Orangtua yang Tak Kunjung Datang

Sejak mereka kembali berkuasa sekitar tiga bulan lalu, Taliban berusaha menahan serentetan kejahatan seperti perampokan dan penculikan di kota-kota besar.

Pada hari Selasa juga, Kementerian Dalam Negeri Taliban mengatakan 60 orang - termasuk anggota departemen paspor - ditangkap karena memalsukan dokumen untuk mendapatkan paspor.

Pihak kementerian mengatakan untuk sementara menutup kantor paspor di Kabul untuk pemeliharaan.

Baca juga: Taliban Berkuasa, Bioskop di Afghanistan Merana Tak Lagi Bisa Putar Film
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved