AS dan Prancis Bahas Pengerahan 100.000 Tentara Rusia di Dekat Ukraina

Senin, 15 November 2021 - 14:36 WIB
loading...
AS dan Prancis Bahas...
Para tentara Rusia menjalani latihan di bandar udara militer di pelabuhan Laut Azov di Taganrog. Ukraina keluhkan kehadiran 100.000 tentara Rusia di perbatasan kedua negara. Foto/REUTERS/Stringer
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan Prancis membahas aktivitas militer Rusia di dekat Ukraina . Diskusi itu berlangsung setelah Kiev mengeluhkan kehadiran sekitar 100.000 tentara Moskow di dekat perbatasannya.

Seorang pejabat Washington mengatakan pembahasan itu melibatkan Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian.

Baca juga: Tensi Meningkat, Ukraina Sebut 100 Ribu Tentara Rusia Bercokol di Perbatasan

"Kedua diplomat tinggi itu membahas laporan tentang aktivitas militer Rusia di dan dekat Ukraina dan komitmen kuat mereka yang berkelanjutan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Ned Price dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Senin (15/11/2021).

"Blinken dan Le Drian berbicara pada hari Sabtu, dan juga membahas upaya bersama untuk mengatasi program nuklir Iran,” lanjut Price.

Sekutu Barat telah menyuarakan alarm yang meningkat atas pergerakan pasukan Rusia baru-baru ini di dekat perbatasan negara itu dengan Ukraina.

Tentara Ukraina telah terkunci dalam konflik yang membara dengan separatis yang didukung Kremlin di wilayah Donetsk dan Lugansk yang pecah setelah Rusia mencaplok semenanjung Crimea pada tahun 2014.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Menkes Siap Dukung 4...
Menkes Siap Dukung 4 Langkah BGN untuk MBG
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved