Presiden Apartheid Afrika Selatan Terakhir, FW de Klerk, Tutup Usia

Kamis, 11 November 2021 - 21:07 WIB
loading...
A A A
Steenhuisen mengatakan keberhasilan de Klerk dalam membawa mayoritas pemilih kulit putih bersamanya atas kebutuhan untuk menghapuskan apartheid memainkan peran penting dalam memastikan bahwa transisi terjadi secara damai dan pemilu pada 1994 dianut oleh semua warga Afsel.

DA adalah saingan utama ANC dalam pemilihan nasional dan lokal tetapi telah berjuang untuk melepaskan citranya sebagai partai dengan hak istimewa kulit putih.

De Klerk mendapat pujian di seluruh dunia atas perannya dalam menghapus apartheid dan dia berbagi Hadiah Nobel Perdamaian dengan Mandela pada tahun 1993. Tahun berikutnya Mandela memenangkan pemilihan multi-ras pertama Afsel dengan Kongres Nasional Afrika (ANC).

Baca juga: 3 Menteri Afsel Disandera di Hotel, 56 Orang Diciduk

Namun peran de Klerk dalam transisi menuju demokrasi tetap diperebutkan hampir 30 tahun setelah berakhirnya apartheid.

Banyak orang kulit hitam marah karena kegagalannya untuk mengekang kekerasan politik di tahun-tahun penuh gejolak menjelang pemilihan multi-rasial 1994, sementara orang kulit putih sayap kanan Afrika, yang telah lama memerintah negara itu di bawah Partai Nasional de Klerk, memandangnya sebagai pengkhianat terhadap penyebab kegagalan supremasi kulit putih.

Julius Malema, yang mengepalai Pejuang Kebebasan Ekonomi Marxis (EFF), partai politik terbesar ketiga di negara itu, jauh lebih kritis, dengan mengatakan de Klerk harus disebut bukan sebagai "mantan presiden" tetapi sebagai "mantan presiden apartheid".

Kritikus de Klerk berkicau ke Twitter untuk mengatakan dia seharusnya tidak mendapatkan pemakaman kenegaraan karena akarnya di rezim apartheid lama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Afrika Selatan Usir...
Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam
6 Aksi Mogok Makan yang...
6 Aksi Mogok Makan yang Mampu Membentuk Sejarah Dunia
Bak Perang Antar Geng...
Bak Perang Antar Geng Kriminal, 12 Orang Tembaki Bar di Afrika Selatan Tewaskan 9 Orang
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar
Rekomendasi
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Infografis
David De Gea, Pemain...
David De Gea, Pemain Terakhir MU yang Rasakan Gelar Liga Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved