Afrika Selatan Usir Diplomat Israel, Harus Pergi dalam 72 Jam

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:29 WIB
loading...
Afrika Selatan Usir...
Ariel Seidman, kuasa usaha di kedutaan besar Israel di Afrika Selatan. Foto/x
A A A
CAPE TOWN - Afrika Selatan mengusir utusan Israel untuk negara itu, menurut pengumuman Kementerian Luar Negeri. Pemerintah negara itu menuduh pejabat Israel tersebut terlibat dalam “pelanggaran norma diplomatik yang tidak dapat diterima” yang menantang kedaulatan Afrika Selatan.

Departemen Hubungan Internasional dan Kerja Sama mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka memberi Ariel Seidman, kuasa usaha di kedutaan Israel, waktu 72 jam untuk meninggalkan Afrika Selatan setelah menyatakan dia sebagai persona non grata.

Departemen tersebut menuduh Seidman melancarkan “serangan yang menghina” terhadap Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa di media sosial serta “kegagalan yang disengaja” untuk memberi tahu kementerian “tentang dugaan kunjungan oleh para pejabat senior Israel”.

“Tindakan tersebut merupakan penyalahgunaan hak istimewa diplomatik yang berat dan pelanggaran mendasar terhadap Konvensi Wina. Tindakan tersebut secara sistematis telah merusak kepercayaan dan protokol yang penting untuk hubungan bilateral,” ungkap departemen tersebut dalam pernyataan.

Afrika Selatan menegaskan, “Kami mendesak Pemerintah Israel memastikan bahwa perilaku diplomatiknya di masa depan menunjukkan rasa hormat terhadap Republik dan prinsip-prinsip keterlibatan internasional yang telah ditetapkan.”

Pengumuman tersebut mendapat respons cepat dari Kementerian Luar Negeri Israel, yang mengatakan diplomat senior Afrika Selatan, Shaun Edward Byneveldt, sebagai persona non grata dan memberinya waktu 72 jam untuk meninggalkan negara itu.

“Langkah-langkah tambahan akan dipertimbangkan pada waktunya,” ungkap kementerian Israel dalam pernyataan yang dibagikan di media sosial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Berita Terkini
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved