Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya

Selasa, 05 Mei 2026 - 12:29 WIB
loading...
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya raksasa sepanjang 4,5 meter dibunuh dan diterbangkan dari sungai di Afrika Selatan setelah memangsa seorang pengusaha. Foto/ReturnofKappy
A A A
JOHANNESBURG - Seekor buaya raksasa sepanjang 15 kaki (4,5 meter) di Sungai Komati, Afrika Selatan, dibunuh setelah dilaporkan telah memangsa manusia. Satwa itu kemudian diterbangkan pasukan polisi dengan helikopter dalam proses evakusasi yang dramatis.

Mengutip laporan BBC, Selasa (5/5/2026), buaya tersebut, yang beratnya sekitar 500 kg, dibunuh dan diterbangkan ke Taman Nasional Kruger, di mana autopsi lapangan mengonfirmasi bahwa di dalam perutnya terdapat sisa-sisa tubuh manusia.

Baca Juga: Sudah Memakan 83 Manusia, Buaya Peneror Uganda Ini Dinamai Osama

Tes DNA sedang dilakukan untuk mengonfirmasi identitas korban serangan buaya tersebut. Meskipun satwa itu telah dibunuh, pejabat polisi setempat; Kapten Johan "Pottie" Potgieter, mengatakan itu adalah pengalaman yang sulit. "Ujung tajam buaya bukanlah tempat terbaik untuk mendekatinya," katanya kepada situs web News24.

Sisa-sisa tubuh manusia yang ditemukan di dalam perut satwa itu diduga milik pengusaha berusia 59 tahun yang hilang, Gabriel Batista.

Pencarian selama seminggu dimulai setelah Batista—pengusaha asal Gauteng—dilaporkan hilang pada 28 April. Dia diduga terseret arus dari kendaraannya di tengah banjir saat mencoba menyeberangi jembatan rendah di atas Sungai Komati. Kendaraan tersebut ditemukan di sungai keesokan harinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Kisah Penipu Paling...
Kisah Penipu Paling Setia: Palsukan Slip Pembayaran RS hingga 4 Tahun demi Selamatkan Nyawa Istri
Pecah Rekor, Berlian...
Pecah Rekor, Berlian Langka Ocean Dream Terjual Rp302,7 Miliar
Anggota BRICS Saling...
Anggota BRICS Saling Gebuk, Afrika Selatan Siap Kerek Tarif 50% untuk China dan India
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved