Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Senin, 04 Mei 2026 - 14:08 WIB
loading...
Wabah hantavirus menyerang kapal pesiar MV Hondius di Atlantik, tiga orang meninggal. Foto/Cruise Mapper
A
A
A
PRAIA - Tiga orang meninggal di sebuah kapal pesiar di Atlantik, satu di antaranya terkonfirmasi sebagai kasus hantavirus. Ini adalah penyakit yang biasanya ditularkan ke manusia dari hewan pengerat.
Wabah terjadi di MV Hondius, kapal pesair yang berlayar dari Ushuaia di Argentina ke Cape Verde.
“Hingga saat ini, satu kasus infeksi hantavirus telah dikonfirmasi di laboratorium, dan ada lima kasus tambahan yang dicurigai,” kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada AFP, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Mengejutkan! Australia Akui 300 Botol Virus Mematikan Hilang dari Laboratorium
“Dari enam individu yang terdampak, tiga telah meninggal dan satu saat ini berada di perawatan intensif di Afrika Selatan," lanjut WHO.
Sebelumnya kemarin, Kementerian Kesehatan Afrika Selatan mengatakan kepada AFP bahwa telah terjadi wabah “penyakit pernapasan akut parah” yang telah menewaskan sedikitnya dua orang, dengan satu orang lainnya berada di perawatan intensif di Johannesburg.
Pasien yang dirawat di Johannesburg dinyatakan positif terinfeksi hantavirus, sejenis virus yang dapat menyebabkan demam berdarah, kata juru bicara pemerintah Afrika Selatan, Foster Mohale.
Dalam pernyataannya, WHO mengatakan infeksi hantavirus biasanya terkait dengan paparan lingkungan (paparan urin atau feses hewan pengerat yang terinfeksi).
Wabah terjadi di MV Hondius, kapal pesair yang berlayar dari Ushuaia di Argentina ke Cape Verde.
“Hingga saat ini, satu kasus infeksi hantavirus telah dikonfirmasi di laboratorium, dan ada lima kasus tambahan yang dicurigai,” kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kepada AFP, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Mengejutkan! Australia Akui 300 Botol Virus Mematikan Hilang dari Laboratorium
“Dari enam individu yang terdampak, tiga telah meninggal dan satu saat ini berada di perawatan intensif di Afrika Selatan," lanjut WHO.
Sebelumnya kemarin, Kementerian Kesehatan Afrika Selatan mengatakan kepada AFP bahwa telah terjadi wabah “penyakit pernapasan akut parah” yang telah menewaskan sedikitnya dua orang, dengan satu orang lainnya berada di perawatan intensif di Johannesburg.
Pasien yang dirawat di Johannesburg dinyatakan positif terinfeksi hantavirus, sejenis virus yang dapat menyebabkan demam berdarah, kata juru bicara pemerintah Afrika Selatan, Foster Mohale.
Dalam pernyataannya, WHO mengatakan infeksi hantavirus biasanya terkait dengan paparan lingkungan (paparan urin atau feses hewan pengerat yang terinfeksi).
Lihat Juga :