Setelah Warga, Ethiopia Desak Veteran Gabung dalam Perang Lawan Pemberontak Tigray

Sabtu, 06 November 2021 - 19:37 WIB
loading...
Setelah Warga, Ethiopia...
Ethiopia desak para veteran untuk kembali gabung dengan militer dalam perang melawan pemberontak Tigray. Foto/France24
A A A
ADDIS ABABA - Militer Ethiopia telah meminta mantan tentara untuk bergabung kembali dengan tentara dalam pertempuran untuk menahan laju pemberontak Tigray.

Seruan itu muncul saat pasukan pemberontak - yang dipelopori oleh Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) - bergerak maju menuju Ibu Kota, Addis Ababa.

Kementerian Pertahanan Ethiopia mendesak para veteran pada hari Jumat untuk mendaftar kembali di angkatan bersenjata guna melindungi negara dari konspirasi untuk menghancurkannya, seperti dikutip dari TRT World, Sabtu (6/11/2021).

Baca juga: Ethiopia Serukan Warganya Angkat Senjata Perangi Pemberontak

Langkah itu dilakukan beberapa jam setelah sembilan kelompok yang mengatakan mereka berperang melawan pemerintah akan menandatangani kesepakatan di Washington untuk membentuk Front Persatuan Pasukan Federalis dan Konfederasi Ethiopia, menurut sebuah pernyataan.

Aliansi baru berusaha untuk membangun pengaturan transisi di Ethiopia sehingga perdana menteri dapat berangkat sesegera mungkin, penyelenggara Yohanees Abraha, yang bersama kelompok Tigray, mengatakan kepada kantor baru The Associated Press Kamis malam.

“Langkah selanjutnya, tentu saja, akan mulai bertemu dan berkomunikasi dengan negara, diplomat, dan aktor internasional di Ethiopia dan luar negeri,” katanya.

Dia mengatakan aliansi baru itu bersifat politik dan militer.

Baca juga: Pasukan Pemberontak Tigray Dekati Ibu Kota, Ethiopia Umumkan Darurat Nasional

Sementara itu, Jaksa Agung Ethiopia Gedion Temothewos mengatakan bahwa kelompok-kelompok yang membentuk aliansi anti-pemerintah baru tidak memiliki basis dukungan di lapangan, menolak aliansi tersebut dan menyebutnya sebagai aksi publisitas.

Temothewos dan juru bicara pemerintah Ethiopia Billene Seyoum berbicara kepada wartawan dan menolak apa yang mereka sebut "sensasialisme media" seputar konflik di wilayah Tigray utara Ethiopia.

Tidak jelas apakah aliansi itu akan mempengaruhi lintasan konflik, yang oleh pemerintah Perdana Menteri Abiy Ahmed disebut sebagai "perang eksistensial."

Pemerintah Abiy telah menolak klaim pemberontak telah merebut sejumlah teritoti, dengan mengatakan mereka telah dikepung dan hampir kalah. Namun di satu sisi, pemerintah juga mendesak warga Ethiopia untuk bersatu dan bergabung dalam pertempuran.

Baca juga: Terungkap, 407 Truk Bantuan Tidak Kembali dari Tigray yang Dilanda Perang
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
10 Negara yang Tidak...
10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah di Dunia, Sebagian Ada di Asia
10 Nama Negara Terpanjang...
10 Nama Negara Terpanjang di Dunia, Salah Satunya Mantan Penjajah
Dirjen Kemlu Ethiopia...
Dirjen Kemlu Ethiopia Luncurkan Buku Tentang Dubes Indonesia Al Busyra Basnur
Diaspora Indonesia di...
Diaspora Indonesia di Ethiopia Bicara HUT ke-79 Republik Indonesia
Wajah Baru Ethiopia:...
Wajah Baru Ethiopia: Addis Ababa Jadi Hutan Gedung Belantara, Macet Mulai Tiru Jakarta
Negara BRICS Bakal Mengubah...
Negara BRICS Bakal Mengubah Utang Dolar Menjadi Yuan China
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved