Pasukan Pemberontak Tigray Dekati Ibu Kota, Ethiopia Umumkan Darurat Nasional
Rabu, 03 November 2021 - 02:00 WIB
loading...
Ethiopia umumkan keadaan darurat nasional setelah pasukan pemberontak Tigray bergerak mendekati Ibu Kota Addis Ababa. Foto/Anadolu
A
A
A
ADDIS ABABA - Pemerintah Ethiopia mengumumkan keadaan darurat nasional menyusul pasukan pemberontak Tigray yang membuat keuntungan teritorial dengan bergerak lebih dekat ke Ibu Kota. Parlemen Ethiopia harus menyetujui deklarasi itu dalam waktu 48 jam agar keadaan darurat nasional mulai berlaku.
"Keadaan darurat bertujuan untuk melindungi warga sipil dari kekejaman yang dilakukan oleh kelompok teroris TPLF (Front Pembebasan Rakyat Tigray) di beberapa bagian negara," kata outlet media milik negara, Fana Broadcasting Corporate, yang dikutip Sputnik, Rabu (3/11/2021).
Sebelumnya, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed meminta warga mengangkat senjata untuk mempertahankan tanah air mereka dari pasukan TPLF. TPKF dilaporkan berhasil merebut dua kota di selatan provinsi Tigray dan mencatat bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk bergerak lebih jauh menuju Ibu Kota Addis Ababa, yang terletak 380 kilometer jauhnya. Klaim dari dua kota yang direbut oleh TPLF belum dikonfirmasi secara resmi.
Baca juga: Kalah Perang, Pasukan Tigray Bantai 120 Warga Sipil Ethiopia
Konflik antara pemerintah Ethiopia dan TPLF meletus pada November 2020, setelah Tigray mengadakan pemilihan kepala daerah yang bertentangan dengan perintah Addis Ababa untuk menunda pemilihan karena pandemi.
"Keadaan darurat bertujuan untuk melindungi warga sipil dari kekejaman yang dilakukan oleh kelompok teroris TPLF (Front Pembebasan Rakyat Tigray) di beberapa bagian negara," kata outlet media milik negara, Fana Broadcasting Corporate, yang dikutip Sputnik, Rabu (3/11/2021).
Sebelumnya, Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed meminta warga mengangkat senjata untuk mempertahankan tanah air mereka dari pasukan TPLF. TPKF dilaporkan berhasil merebut dua kota di selatan provinsi Tigray dan mencatat bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk bergerak lebih jauh menuju Ibu Kota Addis Ababa, yang terletak 380 kilometer jauhnya. Klaim dari dua kota yang direbut oleh TPLF belum dikonfirmasi secara resmi.
Baca juga: Kalah Perang, Pasukan Tigray Bantai 120 Warga Sipil Ethiopia
Konflik antara pemerintah Ethiopia dan TPLF meletus pada November 2020, setelah Tigray mengadakan pemilihan kepala daerah yang bertentangan dengan perintah Addis Ababa untuk menunda pemilihan karena pandemi.
Lihat Juga :