111 Hari Mogok Makan, Tahanan Palestina Menanti Ajal di Penjara Israel

Rabu, 03 November 2021 - 22:30 WIB
loading...
111 Hari Mogok Makan,...
Tahanan Palestina di penjara Israel, Kayed Al-Fasfous. FOTO/peoplesdispatch
A A A
HEBRON - Setelah 111 hari mogok makan , seorang tahanan Palestina di penjara Israel , Kayed Al-Fasfous, kini tengah menghadapi kondisi kritis. Menurut Komisi Tawanan dan Pembebasan PLO, kesehatan Al-Fasfous dengan cepat memburuk dan dia dapat dinyatakan meninggal setiap saat.

Pria berusia 32 tahun dari kota Hebron di Tepi Barat yang diduduki itu melakukan mogok makan untuk memprotes penahanan administratifnya. Ia dijebloskan ke penjara Israel tanpa dakwaan atau pengadilan. Pengacara komisi, Kareem Ajwa, mengunjunginya di Pusat Medis Barzilai mengatakan, kliennya menderita sakit parah di sekujur tubuhnya, serta demam tinggi.

Baca: Mogok Makan Selama 103 Hari, Israel Bebaskan Tahanan Palestina

"Dia tidak bisa bergerak dan tidak bisa merasakan kakinya. Namun, dia menolak menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit Israel dan bersikeras dia akan pulang dan diperiksa oleh dokter Palestina," ujar Ajwa, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (3/11/2021).

Sebelumnya, Otoritas pendudukan Israel telah mengaktifkan kembali "penahanan administratif" al-Fasfous, setelah ia melakukan mogok makan selama 107 hari. Pengaktifan kembali status ini terjadi, setelah pada 14 Oktober, Mahkamah Agung Israel mengeluarkan keputusan untuk menghentikan sementara perintah penahanan yang dikeluarkan terhadap al-Fasfous.

Namun, perpanjangan itu berarti dia akan dikembalikan ke tahanan hingga akhir masa hukumannya, pada 14 Desember. Al-Fasfous mengatakan, bahwa pihak berwenang Israel mencegah keluarga dan pengacara Kayed mengunjunginya.

Baca: Ratusan Petani Gelar Aksi Mogok Makan, India Putus Layanan Internet
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Berita Terkini
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved