Mogok Makan, Navalny Mengaku Diancam Akan Dicekoki Oleh Sipir

Jum'at, 16 April 2021 - 22:25 WIB
loading...
Mogok Makan, Navalny...
Kritikus Kremlin, Alexei Navalny mengaku diancam akan dicekoki oleh sipir penjara. Foto/US News
A A A
MOSKOW - Kritikus Kremlin yang dipenjara Alexei Navalny mengatakan bahwa pihak otoritas penjara telah mengancam akan mengenakannya baju pengekang pasien untuk mencekokinya makanan kecuali dia menghentikan mogok makan. Kesehatan Navalny menjadi perhatian karena terus memburuk akibat mogok makan yang dilakukannya.

Navalny (44) penentang utama Presiden Rusia Vladimir Putin , mengumumkan mogok makan pada akhir Maret sebagai aksi protes setelah otoritas penjara menolak memperlakukannya dengan baik karena sakit punggung dan kaki yang akut.

Otoritas penjara mengatakan mereka telah menawarinya perawatan yang tepat, tetapi dia menolaknya dan bersikeras bahwa dia harus dirawat oleh dokter pilihannya dari luar fasilitas, permintaannya pun di tolak.

Baca juga: AS dan UE Sanksi Rusia atas Tuduhan Meracuni Navalny

Dalam sebuah postingan di halaman Instagram miliknya, yang digunakan sekutunya untuk memberikan update berdasarkan informasi dari pengacaranya yang rutin mengunjunginya, Navalny mengatakan bahwa ia mengalami pusing namun ia dapat berjalan.

"Ada seorang kolonel wanita berdiri di dekat saya pagi ini dan berkata: tes darah Anda menunjukkan kerusakan serius pada kesehatan Anda dan (bahwa ada) risiko. Jika Anda tidak berhenti melakukan mogok makan, kami siap untuk mulai mencekok kamu sekarang," tulisnya.

"Dia kemudian bercerita tentang nikmatnya mencekok paksa. Baju pengekang dan kesenangan lainnya," katanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/4/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkini
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved