Israel Ungkap Rekaman Langka Sistem Rudal Rahasia, Akui Digunakan di Suriah

Rabu, 03 November 2021 - 07:34 WIB
loading...
Israel Ungkap Rekaman...
Rudal Tamuz diluncurkan dari tank Israel. Foto/rafael
A A A
TEL AVIV - Israel merilis rekaman langka tentang penggunaan rudal anti-tank berpemandu rahasia. Munculnya rekaman itu tampaknya membuktikan klaim Suriah pekan lalu bahwa Tel Aviv menggunakan senjata itu untuk menyerang Damaskus.

Dalam rekaman terbaru yang dirilis Ynet News pada Senin (1/11/2021), militer Israel terlihat menembakkan rudal permukaan-ke-permukaan 'Tamuz', yang dirahasiakan sampai terungkap sekarang.

Israel Ungkap Rekaman Langka Sistem Rudal Rahasia, Akui Digunakan di Suriah


Dalam video tersebut, perusahaan senjata Israel, Rafael, melakukan percobaan tembakan dari lokasi pengujiannya yang berbasis di gurun Negev.

Baca juga: 6 Helikopter Serbu dan Jet Tempur Rusia Terlihat di Pangkalan Suriah Utara

Beberapa jam sebelum rilis rekaman, serangan Israel dilaporkan telah menghancurkan lokasi yang digunakan milisi Iran di pinggiran ibukota Suriah, Damaskus.

Baca juga: Biden Serang Presiden China dan Rusia karena Tak Hadiri KTT Iklim

Lebih lanjut, Kantor Berita Arab Suriah (SANA) yang dikelola negara, mengutip penggunaan rudal semacam itu.

Baca juga: Terkantuk dan Tidur di Acara KTT Iklim, Biden Banjir Kecaman

"Musuh Israel menembakkan salvo rudal permukaan-ke-permukaan dari wilayah pendudukan utara Palestina yang menargetkan posisi di dekat Damaskus," ungkap laporan SANA.

Keberadaan sistem senjata yang dikenal sebagai 'peluru kendali anti-tank tembak dan lupakan' itu pertama kali dipublikasikan sembilan tahun lalu setelah militer Israel menggunakannya dalam serangan 2012 di Jalur Gaza.

Selain digunakan pada kelompok pejuang Palestina Hamas, Israel juga menggunakannya dalam serangan ke gerakan Hizbullah Lebanon yang didukung Iran.

Menurut Ynet, senjata itu mulai beroperasi 30 tahun yang lalu, karena sistem penargetan elektro-optik dibuat operasional di militer Israel pada 1991.

Kemudian pada dekade itu, rudal tersebut dipasang di pesawat dan kapal angkatan laut Israel.

Pada acara yang diselenggarakan militer pada Minggu di Amphitheatre di Caesarea, kepala Divisi Sistem Senjata Taktis Presisi Rafael, Zvi Marmor, menyatakan, "Rudal itu memiliki jangkauan puluhan kilometer, dikendalikan sepenuhnya oleh operator dan tahu bagaimana mengidentifikasi dan membedakan antara target. Itu juga dapat beroperasi secara mandiri."

"Proyek itu dirahasiakan selama bertahun-tahun, bahkan setelah kami mampu menggandakan jarak tembak menjadi 24 km," ujar dia.

Angkatan Udara Israel juga dilaporkan memasang rudal itu di helikopter tempur Apache, yang semakin meningkatkan jangkauannya hingga 50 km.

Akurasi tinggi dari rudal Tamuz, serta secara teratur diperbarui dan maju secara teknologi, membuat banyak negara yang berminat membelinya.

Rudal itu pun telah dijual ke 38 negara di seluruh dunia dalam berbagai versi.

Namun, menurut beberapa laporan, Israel lebih suka menggunakan rudal itu sebagai upaya terakhir serangan karena biayanya yang sangat tinggi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
Rusia Akui Sistem Rudal...
Rusia Akui Sistem Rudal S-400 Hancur Dihantam Misil ATACMS AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved