Untuk Ke-5 Kalinya, AS Veto Resolusi DK PBB soal Gencatan Senjata Gaza

Kamis, 21 November 2024 - 09:41 WIB
loading...
Untuk Ke-5 Kalinya,...
AS gunakan hak veto untuk memblokir resolusi DK PBB yang serukan gencatan senjata di Gaza. Ini yang kelima kalinya AS mencegah gencatan senjata sejak perang Israel-Hamas pecah 7 Oktober 2023. Foto/Al Jazeera
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) telah menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada hari Rabu untuk memblokir resolusi yang menyerukan gencatan senjata di Gaza.

Ini menandai kelima kalinya sejak Oktober 2023 bahwa Washington telah mencegah gencatan senjata di tengah perang brutal Israel yang sedang berlangsung di Gaza.

Resolusi DK PBB menyerukan "gencatan senjata segera, tanpa syarat, dan permanen" sementara juga mendesak pembebasan sandera yang saat ini ditahan oleh kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza.

Baca Juga: Pusat Israel Kacau setelah Diserang 170 Rudal Hizbullah

Dari 15 negara anggota DK PBB—termasuk 10 anggota tidak tetap—hanya Amerika yang memberikan suara menentang, dan kemudian menggunakan hak vetonya sebagai anggota tetap Dewan untuk memblokir resolusi tersebut.

Robert Wood, Wakil Duta Besar AS untuk PBB, mengatakan Washington telah menjelaskan bahwa mereka hanya akan mendukung resolusi yang secara eksplisit menyerukan pembebasan sandera segera sebagai bagian dari gencatan senjata.

"Akhir perang yang langgeng harus dicapai dengan pembebasan sandera. Kedua tujuan mendesak ini saling terkait erat. Resolusi ini mengabaikan kebutuhan itu, dan karena alasan itu, Amerika Serikat tidak dapat mendukungnya," katanya, seperti dikutip AFP, Kamis (21/11/2024).

Wood mengatakan AS telah mencari kompromi, tetapi teks resolusi yang diusulkan akan mengirimkan "pesan berbahaya" kepada kelompok militan Palestina; Hamas, bahwa "tidak perlu kembali ke meja perundingan".

Perang brutal Israel di Gaza telah menewaskan hampir 44.000 orang dan membuat hampir seluruh penduduk daerah kantong itu mengungsi setidaknya sekali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved