Eks PM Australia: China Segera Invasi Taiwan, Barat Harus Siapkan Respons Militer

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 14:25 WIB
loading...
A A A
“Dengan tidak adanya dukungan dari orang lain, orang Taiwan mungkin menganggapnya sebagai perjuangan yang tidak setara dan akhirnya tanpa harapan. Dan itulah mengapa saya pikir penting bagi sesama negara demokrasi Taiwan untuk memberikan semua solidaritas yang kami bisa,” kata Abbott.

Presiden AS Joe Biden telah menyalakan alarm soal Beijing awal bulan ini dengan mengatakan AS memiliki komitmen kuat untuk membantu Taiwan mempertahankan diri jika terjadi serangan China. Meskipun Gedung Putih kemudian mengecilkan pernyataan itu, Abbott mengatakan dia “didorong” oleh komentar Biden dan bahwa ada “eskalasi retoris” yang lebih luas dari Barat.

Komentar Abbott muncul beberapa minggu setelah pembukaan kesepakatan AS-Inggris untuk memasok kapal selam bertenaga nuklir ke Australia, menggantikan kesepakatan Prancis sebelumnya untuk memasok Australia dengan kapal selamnya sendiri yang bertenaga diesel-listrik.

Pada hari Jumat, Abbott mengulangi seruannya kepada Australia untuk mengambil alih satu atau lebih kapal selam kelas Los Angeles AS atau kelas Trafalgar Inggris segera karena kapal selam bertenaga nuklir baru tidak akan tiba selama beberapa tahun terdekat. Kapal selam bertenaga nuklir yang dia usulkan untuk sementara akan menambah kapal selam kelas Collins dalam inventaris Australia.

“Kita membutuhkan kapal selam yang lebih baik, lebih besar, lebih cepat dan lebih luas tidak dalam waktu dua dekade tetapi sekarang,” katanya.

"Tantangannya mendesak, bahayanya tidak jauh," katanya lagi.

Baca juga: Israel Cemas karena Reaktor Nuklirnya Disorot Satelit Lebih Jelas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Di Ambang Perang, Ini...
Di Ambang Perang, Ini Perbandingan Militer China dan Taiwan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved