Israel Cemas karena Reaktor Nuklirnya Disorot Satelit Lebih Jelas

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 02:06 WIB
loading...
Israel Cemas karena...
Citra satelit beresolusi tinggi menunjukkan reaktor nuklir Dimona, Israel, menjadi lebih jelas. Foto/Mapbox/OpenStreetMap
A A A
TEL AVIV - Satelit komersial sekarang menunjukkan gambar resolusi tinggi dari reaktor nuklir Israel serta instalasi keamanan lainnya setelah perubahan kebijakan Amerika Serikat (AS) pada pencitraan telekomunikasi. Pejabat Zionis Israel cemas karena hal itu
bisa dimanfaatkan musuh.

Pada hari Kamis, Google Earth dan layanan peta online lainnya menunjukkan foto fasilitas nuklir di kota Dimona di Gurun Negev dengan opsi untuk mengubah dimensi untuk meningkatkan resolusi foto dan melihat instalasi dari dekat.

Baca juga: Inilah Modus Jenderal Tertinggi AS Panik soal Rudal Hipersonik China

Perubahan dalam kebijakan layanan peta online terjadi setelah mantan Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan untuk mencabut pembatasan pencitraan satelit milik Amerika—sebuah perintah yang mulai berlaku musim panas lalu dan membalikkan undang-undang 1997 yang dilobi oleh Israel untuk melindungi pangkalan militernya.

Misalnya, di Mapbox, sebuah situs web akses gratis, reaktor Dimona dan instalasi militer besar lainnya tidak lagi tampak pixelated dan sekarang dapat dilihat pada resolusi 4.0, dua kali lipat dari resolusi 2.0 yang diizinkan sebelumnya.

Sensor militer Israel tidak mencegah publikasi gambar dan ketersediaannya, meskipun di antara instalasi militer yang terbuka untuk pengawasan adalah pangkalan udara utama di mana helikopter Angkatan Udara Israel terlihat jelas.

Associated Press mem-posting gambar satelit reaktor Dimona Februari lalu, yang disediakan oleh PlantLabs, diposting dalam resolusi 0,5, hanya di bawah resolusi terbaik yang tersedia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
AS Serang Iran Lagi,...
AS Serang Iran Lagi, Bandara Jadi Target
Rekomendasi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
Berita Terkini
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved