Eks Mata-mata: Mohammed bin Salman Sesumbar Ingin Bunuh Raja Arab Saudi pada 2014
Senin, 25 Oktober 2021 - 09:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Skandal Seks Raja Juan Carlos: Ini Deretan di Antara 5.000 Wanita yang Ditidurinya
Putra mahkota membantah mengetahui operasi itu, meskipun penilaian intelijen AS sebaliknya.
Al-Jabri mengeklaim bahwa dalam pertemuan tahun 2014 dengan Pangeran Mohammed bin Nayef, yang merupakan kepala intelijen karena menjabat menteri dalam negeri pada saat itu, MBS yang jauh lebih muda mengatakan dia bisa membunuh Raja Abdullah untuk memberi jalan bagi ayahnya naik takhta.
“Dia mengatakan kepadanya, ‘Saya ingin membunuh Raja Abdullah. Saya mendapatkan cincin racun dari Rusia. Cukup bagi saya untuk berjabat tangan dengannya dan dia akan selesai',” kata al-Jabri.
Dia mengeklaim bahwa intelijen Arab Saudi menanggapi ancaman itu dengan serius. Masalah itu, kata al-Jabri, kemudian ditangani di internal keluarga kerajaan.
Putra mahkota membantah mengetahui operasi itu, meskipun penilaian intelijen AS sebaliknya.
Al-Jabri mengeklaim bahwa dalam pertemuan tahun 2014 dengan Pangeran Mohammed bin Nayef, yang merupakan kepala intelijen karena menjabat menteri dalam negeri pada saat itu, MBS yang jauh lebih muda mengatakan dia bisa membunuh Raja Abdullah untuk memberi jalan bagi ayahnya naik takhta.
“Dia mengatakan kepadanya, ‘Saya ingin membunuh Raja Abdullah. Saya mendapatkan cincin racun dari Rusia. Cukup bagi saya untuk berjabat tangan dengannya dan dia akan selesai',” kata al-Jabri.
Dia mengeklaim bahwa intelijen Arab Saudi menanggapi ancaman itu dengan serius. Masalah itu, kata al-Jabri, kemudian ditangani di internal keluarga kerajaan.
(min)
Lihat Juga :