Terungkap, Osama bin Laden Pernah Nyaris Diserahkan ke Raja Arab Saudi

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 05:23 WIB
loading...
A A A
Pangeran al-Faisal juga menyuarakan kecurigaannya bahwa Osama bin Laden memiliki hubungan dengan Iran, karena anak-anaknya menemukan perlindungan di negara itu selama invasi Amerika ke Afghanistan pada tahun 2003.

Berikut penggalan wawancara stasiun televisi Arab Saudi dengan Pangeran al-Faisal:

Pewawancara: "Dalam buku Anda, Anda menulis bahwa pada tahun 1996, orang Sudan menawarkan untuk menyerahkan Osama bin Laden kepada Amerika, tetapi Amerika mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup bukti untuk mengadilinya."

Turki al-Faisal: "Ya, inilah yang terjadi. Saya tidak tahu mengapa Amerika mengatakan ini, tetapi seperti yang saya katakan, Presiden [Sudan saat itu] al-Bashir telah mengajukan penawaran ini kepada Raja Abdullah, sebelum dia menawarkannya kepada Amerika."

Pewawancara: "Apa yang terjadi di antara mereka?"

Turki al-Faisal: "Saya tidak hadir, tetapi dari apa yang saya dengar dari para pejabat, seperti yang saya sebutkan dalam buku saya, Presiden al-Bashir berkata kepada Raja Abdullah: 'Kami ingin menyerahkan bin Laden kepada Anda,' atau semacamnya sepanjang garis ini. Jadi Raja Abdullah berkata kepada [al-Bashir]: 'Dengan segala cara, kami akan membuat pengaturan.' Kemudian [al-Bashir] berkata: 'Tetapi saya memiliki satu syarat: Bahwa Anda tidak mengadilinya atau menginterogasinya jika kami mengekstradisi dia'. Raja Abdullah berkata kepadanya: "Kami tidak bisa melakukan itu. Kami mematuhi syariah, dan tidak ada seorang pun di atas syariah. Dia akan dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan apa yang dia lakukan." [Al-Bashir] terdiam dan tidak mengulangi tawaran kepada Raja Abdullah. Setelah itu, mereka mencoba menyerahkan bin Laden kepada Amerika. Saya pikir ini disebutkan oleh Presiden Clinton dalam memoarnya...Saat itu, Amerika melakukannya tidak memiliki bukti yang membuktikan aktivitas bin Laden melawan AS Jadi bahkan jika dia telah diserahkan kepada mereka, mereka tidak dapat mengadilinya, menurut posisi resmi mereka."

Pewawancara: "Dalam buku Anda, Anda mengangkat sejumlah isu. Bin Laden memiliki wawancara panjang dengan saluran Amerika, BBC...Maaf, BBC adalah Inggris...[Bin Laden] memiliki kehadiran media. Dia menerima telepon satelit pertamanya dari London. Komunikasinya disiarkan dari kantornya di London. Propaganda media...Anda mengatakan bahwa bin Laden adalah orang yang tidak canggih, yang pengaruhnya hanya berasal dari media."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved