Rusia: AS Tidak Lagi Bisa Ceramahi Negara Lain Soal HAM

Rabu, 03 Juni 2020 - 20:33 WIB
loading...
Rusia: AS Tidak Lagi...
Rusia mengatakan, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) tidak dapat memberi kuliah kepada siapa pun tentang penghormatan terhadap HAM. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) tidak dapat memberi kuliah kepada siapa pun tentang penghormatan terhadap HAM. Hal ini, menurut kementerian itu, terutama di tengah semua kebrutalan yang dilakukan polisi terhadap wartawan dalam demonstrasi yang mencengkeram di AS.

"Dari jendela Kementerian Luar Negeri di Washington, Anda dapat melihat pembantaian yang terjadi antara petugas polisi dan pengunjuk rasa yang memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang bertahan dalam kotak, namun, kemunafikan internasional masih sangat banyak," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

"Saya bertanya-tanya apakah dia (Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo) akan memberi tahu tamunya tentang pencapaian AS di bidang perlindungan HAM," sambungnya, merujuk pada rencana Pompeo mengadakan pertemuan dengan para korban Lapangan Tiananmen.

Dia mengatakan, saat ini AS hanya bisa membanggakan tentang perlakuan salah dan brutal terhadap wartawan, yang dibombardir dengan gas air mata dan ditembak dengan peluru karet oleh petugas polisi.

"Ada sesuatu yang bisa dibanggakan, lebih dari 100 wartawan AS dan asing menderita di tangan polisi," tukasnya dalam sebuah pernyataan di laman Facebooknya, seperti dilansir Tass pada Rabu (3/6/2020).
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
30 Warga Sipil dan 7...
30 Warga Sipil dan 7 Tentara Iran Tewas dalam Serangan AS
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Spanyol Juara Piala...
Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Momen Spanyol Angkat...
Momen Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026, Rodri Disetop Trump Sebelum Selebrasi
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
Berita Terkini
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved