Dimintai Tanggapan Soal Trump, PM Kanada Kehilangan Kata-kata

Rabu, 03 Juni 2020 - 14:44 WIB
loading...
Dimintai Tanggapan Soal...
Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Justin Trudeau. Foto/The Star
A A A
OTTAWA - Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau, kehilangan kata-kata saat dimintai tanggapan terkait respon Presiden Amerika Serikat (AS ) Donald Trump terhadap aksi demonstrasi George Floyd.

Trudeau sempat terdiam selama 21 detik saat seorang jurnalis bertanya tentang permintaan Trump untuk aksi militer menghadapi gelombang aksi demonstrasi di seluruh negara itu. Meski akhirnya memberikan jawaban, ia tampak enggan untuk mengomentari situasi tersebut.

"Kita semua menyaksikan dengan ngeri dan ketakutan apa yang terjadi di Amerika Serikat," kata Trudeau selama konferensi pers hariannya.

"Ini adalah waktu untuk menyatukan orang-orang, tetapi inilah saatnya untuk mendengarkan. Sudah waktunya untuk mempelajari apa itu ketidakadilan, dan itu terus berlanjut meskipun ada kemajuan selama bertahun-tahun dan puluhan tahun," sambungnya.

"Tetapi ini adalah waktu bagi kita sebagai orang Kanada untuk mengakui bahwa kita juga menghadapi tantangan bahwa warga kulit hitam Kanada dan orang-orang Kanada yang terasialisasi menghadapi diskriminasi sebagai kenyataan hidup setiap hari. Ada diskriminasi sistemik di Kanada, yang berarti sistem kami memperlakukan orang Kanada dari warna, orang Kanada yang dirasialis berbeda dari yang mereka lakukan orang lain," tuturnya seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (3/6/2020).

Sementara beberapa pengguna media sosial mengklaim bahwa Trudeau "tidak bisa berkata-kata" oleh tindakan presiden AS, yang lain mengatakan ia menolak untuk mengkritik Trump.

Kerusuhan meletus di AS setelah seorang pria Afro-Amerika George Floyd meninggal di cekik dengan lutut polisi Minneapolis pada 25 Mei. Sebuah video penangkapannya yang diposting secara online menunjukkan Derek Chauvin, seorang polisi kulit putih, menekan lututnya di leher Floyd selama hampir delapan menit. (Baca: Viral, Video Pria Kulit Hitam Meninggal Dicekik Polisi AS )

Floyd sempat mengatakan dia tidak bisa bernapas, sampai pingsan dan kemudian sekarat di rumah sakit. Setelah kematian Floyd, Chauvin didakwa melakukan pembunuhan tingkat tiga dan pembantaian , sementara total empat petugas dipecat. (Baca: Cekik Pria Kulit Hitam Hingga Meninggal, 4 Polisi AS Dipecat )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved