Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:30 WIB
loading...
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi besar akibat kalah perang, Trump minta tambahan dana Rp.1.572 triliun. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Gedung Putih Trump meminta pengeluaran sebesar USD87,6 miliar atau Rp1.572 triliun, termasuk untuk perang melawan Iran .

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah meminta Kongres untuk menyetujui tambahan pengeluaran sebesar USD87,6 miliar untuk berbagai tujuan termasuk perang AS-Israel melawan Iran.

Pada hari Rabu, Kantor Manajemen dan Anggaran, bagian dari cabang eksekutif, secara resmi mengajukan proposal pendanaan, dengan direktur Russell Vought mendorong Dewan Perwakilan Rakyat untuk membahasnya.

“Saya mendesak Kongres untuk mengambil tindakan atas permintaan penting dan mendesak ini sesegera mungkin,” tulis Vought kepada Ketua DPR Mike Johnson.

Sebagian besar dana yang diminta – sekitar $67 miliar – dialokasikan untuk Departemen Pertahanan untuk mengatasi kebutuhan yang terkait dengan perang, termasuk “pendanaan untuk personel militer dan biaya kesiapan” dan “biaya operasional untuk membangun kembali persediaan”.



Permintaan ini lebih sederhana daripada permintaan pendanaan tambahan sebesar $200 miliar yang diajukan Departemen Pertahanan sebelumnya pada tahun ini.

Namun, tidak jelas apakah ada keinginan politik untuk meloloskan RUU pengeluaran besar lainnya dengan waktu yang sangat singkat sebelum pemilihan paruh waktu November.

Permintaan pengeluaran tersebut juga terjadi satu hari setelah Kongres memberikan suara untuk meloloskan resolusi kekuasaan perang yang menyerukan Trump untuk menghentikan aktivitas militer AS terhadap Iran, atau meminta persetujuan legislatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved