Polisi Pembunuh George Floyd Didakwa atas Dua Tuduhan Pembunuhan

Minggu, 31 Mei 2020 - 19:25 WIB
loading...
Polisi Pembunuh George...
Derek Chauvin, anggota kepolisian yang menekan leher George Floyd hingga tewas, didakwa atas dua tuduhan pembunuhan. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Derek Chauvin, anggota kepolisian yang menekan leher George Floyd, didakwa atas dua tuduhan pembunuhan. Chauvin menyebabkan pria kulit hitam berusia 46 tahun itu meninggal karena kehabisan nafas, yang menjadi penyebab demonstrasi berujung keruusuhan di sejumlah negara bagian Amerika Serikat (AS).

Chauvin didakwa dengan satu tuduhan pembunuhan tingkat tiga, yakni tindakan yang tidak sengaja menyebabkan kematian dan satu tuduhan lain yakni tindakan sembrono yang menyebabkan kematian.

"Kasus ini sekarang siap dan kami telah menuntutnya," kata jaksa wilayah Mike Freeman dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (31/5/2020).

Tapi, sayangnya tuntutan terhadap Chauvin tidak mampu menenangkan para demonstran. Demonstrasi di sejumlah negara bagian AS, termasuk di dalamnya New York, masih terus terjadi hingga saat ini.

Pentagon sebelumnya telah mengumumkan peningkatan status siaga beberapa unit militer AS, untuk berpotensi mendukung Minnesota yang terus berjuang menghadapi demonstrasi ricuh.

Dalam sebuah pernyataan, Pentagon mencatat bahwa beberapa unit unit militer AS sekarang dalam status penarikan empat jam, meskipun Gubernur Minnesota tampaknya belum mengirim permintaan untuk dukungan pasukan AS.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
Berita Terkini
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved