Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:12 WIB
loading...
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS kehilangan akses ke alat AI Mythos 5. Foto/X/@IndianInfoGuid
A A A
WASHINGTON - Badan Keamanan Nasional AS (NSA) telah kehilangan akses ke model AI Mythos 5 canggih milik Anthropic saat menggunakannya untuk menemukan kelemahan perangkat lunak, demikian dilaporkan New York Times. Perkembangan ini terjadi di tengah perselisihan Washington yang telah berlangsung berbulan-bulan dengan perusahaan Silicon Valley tersebut.

Pemutusan akses terjadi setelah pemerintahan Trump memberlakukan pembatasan ekspor terhadap Anthropic awal bulan ini, dengan alasan kekhawatiran keamanan nasional, menurut NYT.

Kehilangan akses tersebut "merampas" alat intelijen yang telah mengesankan dan mengkhawatirkan para analisnya karena kemampuannya yang baik dalam menemukan kelemahan perangkat lunak," tambah media tersebut.


Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?

1. Mampu Mengidentifikasi Kerentanan Jaringan Pemerintah

Selama pengujian, model tersebut mengidentifikasi kerentanan dalam jaringan pemerintah yang sangat aman “dalam hitungan jam,” lapor AP pada hari Rabu, mengutip seorang pejabat AS anonim.

Teknologi AI Anthropic semakin banyak digunakan pada jaringan pemerintah yang terklasifikasi dan diintegrasikan ke dalam pekerjaan keamanan nasional AS, dengan model-modelnya digunakan untuk analisis intelijen, perencanaan operasional, dan operasi siber.

2. Mengganggu Rantai Pasokan

Namun, pada bulan Februari, Departemen Perang menetapkan Anthropic sebagai “risiko rantai pasokan” setelah perusahaan tersebut menolak untuk mencabut pembatasan pada beberapa aplikasi militer sistem AI-nya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved