Menlu Rusia Sebut Ada Pihak yang Ingin Kacaukan Situasi di Asia
Selasa, 12 Oktober 2021 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pesawat Pengangkut Penerjun Payung Jatuh di Republik Tatarstan, 16 Tewas
"Taliban telah menyatakan bahwa mereka bermaksud untuk memerangi perdagangan narkoba dan terorisme, bukan untuk menyalurkan ketidakstabilan ke negara-negara tetangga, dan untuk mencapai pembentukan pemerintahan yang inklusif. Yang utama adalah memastikan semua janji ini ditepati," tegas Lavrov.
Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus, di tengah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) yang sedang berlangsung dari negara itu. Provinsi Afghanistan terakhir yang melawan kelompok itu, Panjshir, menyerah pada 6 September.
Setelah itu, gerakan tersebut mengumumkan komposisi kabinet sementara yang semuanya laki-laki, dipimpin oleh Mohammad Hasan Akhund, mantan Menteri Luar Negeri pada masa pemerintahan Taliban sebelumnya, yang telah berada di bawah sanksi PBB sejak 2001.
Baca juga: Eks Pengawal Klaim Punya Video Mantan Presiden Ghani Kabur dengan Tas Berisi Uang
"Taliban telah menyatakan bahwa mereka bermaksud untuk memerangi perdagangan narkoba dan terorisme, bukan untuk menyalurkan ketidakstabilan ke negara-negara tetangga, dan untuk mencapai pembentukan pemerintahan yang inklusif. Yang utama adalah memastikan semua janji ini ditepati," tegas Lavrov.
Taliban menguasai Kabul pada 15 Agustus, di tengah penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) yang sedang berlangsung dari negara itu. Provinsi Afghanistan terakhir yang melawan kelompok itu, Panjshir, menyerah pada 6 September.
Setelah itu, gerakan tersebut mengumumkan komposisi kabinet sementara yang semuanya laki-laki, dipimpin oleh Mohammad Hasan Akhund, mantan Menteri Luar Negeri pada masa pemerintahan Taliban sebelumnya, yang telah berada di bawah sanksi PBB sejak 2001.
Baca juga: Eks Pengawal Klaim Punya Video Mantan Presiden Ghani Kabur dengan Tas Berisi Uang
(ian)
Lihat Juga :