Makin Mesra, Turki Gandeng Rusia Buat Bikin Kapal Perang dan Kapal Selam

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 04:38 WIB
loading...
Makin Mesra, Turki Gandeng...
Turki akan bekerja sama dengan Rusia dalam memproduksi kapal selam. Foto/ Middle East Eye
A A A
ANKARA - Hubungan Turki dan Rusia semakin dalam setelah Presiden Recep Tayyep Erdogan bertemu dengan koleganya Vladimir Putin . Setelah sebelumnya hubungan itu terjalin dalam pembelian sistem rudal S-400 , kini keduanya semakin mesra dengan sepakat untuk bekerja sama dalam sejumlah bidang.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Ankara telah memutuskan untuk bekerja dengan Rusia untuk bersama-sama memproduksi mesin jet, kapal perang dan kapal selam. Kesepakatan itu terjadi selama pertemuan dengan timpalannya dari Rusia, Vladimir Putin.

Pemimpin Rusia Vladimir Putin menjamu Erdogan di kediamannya di resor Sochi di kawasan Laut Hitam setelah dua minggu mengasingkan diri menyusul wabah virus Corona di antara para pembantunya.

Baca juga: Tegang dengan AS, Putin dan Erdogan Saling Puji

Erdogan mengatakan bahwa dalam pertemuan itu ia terutama membahas masalah pertahanan dan militer dengan Putin.

“Misalnya, kami membahas langkah-langkah untuk membangun reaktor nuklir kedua dan ketiga,” katanya, merujuk pada reaktor nuklir Akkuyu, yang telah dibangun oleh Rusia di Turki selatan seperti dikutip dari Middle East Eye, Jumat (1/10/2021).

Erdogan juga menegaskan kembali bahwa Turki tidak akan mengubah rencananya untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia putaran kedua, meskipun ada ancaman sanksi dari Amerika Serikat (AS).

“Kami bahkan secara komprehensif berbicara tentang langkah-langkah yang dapat kami ambil untuk (membangun) mesin jet,” ungkap Erdogan.

“Topik lain, kita bisa mengambil langkah bersama dalam pembangunan kapal (perang). Kami akan, insya Allah, bahkan mengambil langkah bersama di kapal selam,” imbuhnya.

Baca juga: Erdogan Nilai Risiko Ketegangan dengan AS Sebanding dengan Pembelian S-400 Rusia

Erdogan juga mengatakan dia dan Putin telah berbicara tentang kerja sama di bidang eksplorasi ruang angkasa.

“Putin ingin bekerja sama dengan Turki di luar angkasa. Tim kami akan mempelajari masalah ini dan kami akan membuat roadmap,” ujarnya.

“Bahkan ada tawaran lebih lanjut; dengan membuat satu platform di laut dan satu lagi di darat, kita bisa bersama-sama mengerjakan uji coba peluncuran roket ke luar angkasa," tukasnya.

Baca juga: Erdogan Kecewa Berat dengan Biden, Turki Pilih Dekati Rusia dan Putin
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved