Perang Geng Tewaskan 116 Napi di Penjara, Ekuador Umumkan Keadaan Darurat

Jum'at, 01 Oktober 2021 - 01:36 WIB
loading...
A A A
“Mereka ingin menabur ketakutan,” katanya kepada The Associated Press, mendesak pemerintah untuk sementara menyerahkan kendali penjara kepada Polisi Nasional.

"Semakin radikal dan kekerasan cara mereka membunuh, semakin mereka mencapai tujuan kontrol mereka," tambahnya.

Presiden Ekuador mengatakan bahwa titik perawatan telah didirikan untuk kerabat narapidana dengan makanan dan dukungan psikologis. Dia menambahkan bahwa program USD24 juta untuk menangani penjara negara akan dipercepat, dimulai dengan investasi dalam infrastruktur dan teknologi di penjara Litoral.

Mantan direktur biro penjara Ekuador, Fausto Cobo, mengatakan bahwa otoritas di dalam penjara menghadapi ancaman dengan kekuatan yang sama atau lebih besar dari negara itu sendiri. Dia mengatakan bahwa sementara pasukan keamanan harus memasuki penjara dengan perisai dan tidak bersenjata, mereka bertemu dengan narapidana dengan senjata kaliber tinggi.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Penjara Ekuador, Puluhan Napi Tewas

Pada bulan Juli, presiden Ekuador juga pernah menetapkan keadaan darurat dalam sistem penjara Ekuador menyusul beberapa episode kekerasan yang mengakibatkan lebih dari 100 narapidana terbunuh. Kematian itu terjadi di berbagai penjara dan tidak di satu fasilitas seperti pembantaian yang terjadi pada hari Selasa lalu.

Sebelumnya, hari paling berdarah terjadi pada Februari, ketika 79 napi tewas dalam kerusuhan serentak di tiga lapas di Ekuador. Pada bulan Juli, 22 tahanan kehilangan nyawa mereka di penjara Litoral, sementara pada bulan September sebuah pusat penjara diserang oleh drone tanpa meninggalkan korban jiwa.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Negara dengan PPh...
9 Negara dengan PPh 0 Persen bagi Digital Nomad
Meski Selalu Dikawal...
Meski Selalu Dikawal 2 Penjaga dan Memiliki Sel Terpisah, Sarkozy Sebut Kehidupan di Penjara seperti Mimpi Buruk
Rombongan Presiden Ekuador...
Rombongan Presiden Ekuador Dilempari Batu oleh Masyarakat Adat
Dinyatakan Tak Bersalah...
Dinyatakan Tak Bersalah setelah Dipenjara 38 Tahun, Pria Ini Dapat Kompensasi Rp417 Miliar
Inggris Bebaskan 26.000...
Inggris Bebaskan 26.000 Napi Lebih Cepat Akibat Kekurangan Ruang Penjara
Ketika Mafia China Ubah...
Ketika Mafia China Ubah Ibu Kota Mode Cepat Italia Jadi Medan Pertempuran
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Kejam! Parlemen Israel...
Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina
Rekomendasi
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved