Dinyatakan Tak Bersalah setelah Dipenjara 38 Tahun, Pria Ini Dapat Kompensasi Rp417 Miliar

Rabu, 24 September 2025 - 21:55 WIB
loading...
Dinyatakan Tak Bersalah...
Maurice Hastings mendapat kompensasi Rp417 miliar. Foto/X/@MarioNawfal
A A A
WASHINGTON - Negara bagian California , AS, setuju untuk membayar rekor USD25 juta atau Rp417 miliar untuk menyelesaikan kasus vonis bersalah terbesar di negara bagian tersebut, memberikan kompensasi kepada seorang pria yang menghabiskan lebih dari 38 tahun di penjara. Padahal, pria tersebut tidak pernah melakukan kejahatan yang tidak dilakukannya pada tahun 1983.

Pria itu adalah Maurice Hastings, 72, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat atas kasus penyerangan seksual dan pembunuhan Roberta Wydermyer pada tahun 1983, yang meninggal karena satu luka tembak di kepala.

Hastings dibebaskan pada Oktober 2022 setelah tes DNA baru secara meyakinkan menghubungkan kejahatan tersebut dengan tersangka lain.

Melansir Anadolu, penyelesaian pada bulan Agustus bermula dari gugatan yang menuduh dua petugas polisi kota Inglewood dan seorang penyidik Jaksa Wilayah Los Angeles telah menjebak Hastings.

Baca Juga: Siapa Sheikh Abdulaziz? Mufti Agung Tuna Netra Arab Saudi yang Pernah Menyebut Syiah Bukan Muslim

Kantor jaksa wilayah mengatakan bahwa koroner mengumpulkan cairan tubuh pelaku selama pemeriksaan kekerasan seksual pada otopsi korban. Hastings meminta tes DNA pada tahun 2000 tetapi ditolak.

Pada tahun 2021, ia memperbarui klaim ketidakbersalahannya, dan tes baru menemukan bahwa air mani itu bukan miliknya, yang mendorong jaksa dan pengacaranya untuk membatalkan hukumannya pada tahun 2022, ketika ia berusia 69 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
Trump Ingin Relokasi...
Trump Ingin Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved