Adik Kim Jong-un Ditunjuk di Badan Tertinggi Pemerintahan Korea Utara

Kamis, 30 September 2021 - 07:17 WIB
loading...
Adik Kim Jong-un Ditunjuk...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan adiknya Kim Yo-jong mengikuti pertemuan di zona demiliterisasi di sisi Korea Selatan, 27 April 2018. Foto/REUTERS
A A A
PYONGYANG - Adik perempuan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Kim Yo-jong, telah diangkat ke badan pemerintahan tertinggi negara itu.

Pengangkatan itu dilaporkan kantor berita resmi KCNA pada Kamis (30/9/2021).

Kim Yo-jong adalah penasihat kunci saudara laki-lakinya. Dia dipromosikan ke posisi di Komisi Urusan Negara, di tengah serangkaian perubahan yang disetujui Majelis Rakyat Tertinggi, parlemen stempel karet Korut.

Baca juga: Pentagon Akui AS Mungkin Pakai Pangkalan Rusia di Asia, Senator Kecam Biden

Tidak kurang dari sembilan anggota komisi diberhentikan, termasuk salah satu wakil presidennya, Pak Pong-ju, dan diplomat Choe Son-hui, wanita senior yang langka dalam hierarki Korea Utara yang telah memainkan peran kunci dalam negosiasi dengan Amerika Serikat.

Baca juga: Walikota London Kerap Diancam dan Harus Dikawal 15 Polisi karena Dia Muslim

Surat kabar resmi Rodong Sinmun memuat potret delapan orang yang baru diangkat pada Kamis, Kim Yo-jong menonjol di antara mereka karena usia mudanya dan sebagai satu-satunya wanita.

Baca juga: Ngeri, Pertarungan Geng-geng di Penjara Ekuador Tewaskan Lebih dari 100 Orang

Dia sering terlihat dekat dengan saudara laki-lakinya yang bersama dia bersekolah di Swiss. Dia juga mengikuti pertemuan puncak Kim Jong-un dengan presiden AS saat itu Donald Trump dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.

Peran politiknya yang sebenarnya telah lama menjadi bahan spekulasi, seperti juga kemungkinan bahwa dia suatu hari nanti akan menggantikan saudara laki-lakinya.

Jika terjadi, transisi itu akan memberikan Korea Utara pemimpin wanita pertama.

Dia kadang-kadang membuat kecaman pedas terhadap Washington atau Seoul dalam pernyataan yang dilansir media pemerintah, terutama menjelang Korut meledakkan kantor penghubung di sisi perbatasannya yang telah dibangun dan dibayar Korea Selatan.

Posisinya yang relatif muda sebagai wakil direktur departemen Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa memberikan deklarasi tersebut elemen ambiguitas.

Dalam beberapa kasus, dia secara khusus mengatakan dia berbicara atau berpendapat dalam kapasitas pribadi.

Pangkat resminya telah naik dan turun dari waktu ke waktu, tetapi posisi di Komite Sentral terbarunya sejauh ini merupakan jabatan paling tinggi yang pernah dipegangnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved